Kenali 4 Jenis Reksadana yang Banyak Dicari di 2026 untuk Investasi Aman

Reksadana menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Produk ini menghimpun dana dari pemodal untuk dikelola oleh Manajer Investasi profesional ke dalam portofolio efek.
Dalam ekosistem reksadana, terdapat beberapa pihak utama yang berperan penting. Mulai dari Manajer Investasi, Bank Kustodian, hingga Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).
>>> Mengenal Skema Pajak Dibayar di Muka, Akar Restitusi yang Kini Banyak Dicari 2026
Bank Mandiri merupakan salah satu lembaga keuangan yang aktif sebagai APERD.
Bank ini telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2007 dan bekerja sama dengan berbagai Manajer Investasi untuk mendistribusikan produk reksadana.
Empat Jenis Reksadana Utama
Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami bahwa reksadana terbagi dalam beberapa tipe. Setiap jenis memiliki karakteristik aset dasar, tingkat risiko, dan potensi keuntungan yang berbeda.
Berikut adalah klasifikasi utama reksadana di pasar modal Indonesia:
- Reksadana Pasar Uang: Hanya berinvestasi pada aset pasar uang dalam negeri atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
- Reksadana Pendapatan Tetap: Mengalokasikan minimal 80% Nilai Aktiva Bersih (NAB) ke efek utang atau obligasi.
- Reksadana Campuran: Menggabungkan investasi pada saham, obligasi, dan pasar uang secara fleksibel dalam satu portofolio.
- Reksadana Saham: Memfokuskan minimal 80% aset pada efek ekuitas atau saham perusahaan tercatat di bursa.
Karakteristik dan Profil Risiko
Reksadana pasar uang dikenal sebagai pilihan paling konservatif dengan fluktuasi sangat rendah. Risiko gagal bayar pada jenis ini relatif minim karena berfokus pada instrumen jangka pendek.
>>> Jemaah Haji Asal Banyuwangi Meninggal di RS Mina Al Wadi
Reksadana pendapatan tetap sering menjadi primadona bagi investor yang menginginkan imbal hasil stabil. Instrumen ini biasanya berisi obligasi pemerintah maupun korporasi yang memberikan kupon rutin.
Update Terbaru
Kanada Hadapi Uzbekistan di Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 11:24 WIB
Hentikan Nafkah Anak, Ruben Onsu Akui Sulit Bertemu Buah Hatinya Selama Enam Bulan
Selasa / 02-06-2026, 11:24 WIB
29 Negara Resmi Berbahasa Prancis 2026, Terbanyak di Afrika
Selasa / 02-06-2026, 11:24 WIB
3 Alasan Nadia Mulya Tekuni Olahraga Lari di 2026, Demi Anak dan Mental Health
Selasa / 02-06-2026, 11:24 WIB
Pemerintah Kota Bandung Ajukan Status Darurat Sampah ke Provinsi
Selasa / 02-06-2026, 11:19 WIB
Ekspor Satu Pintu, Purbaya Hitung Potensi Cuan Tambahan Terbaru di 2026
Selasa / 02-06-2026, 11:19 WIB
Warner Bros Resmi Garap Film Game of Thrones: Aegon's Conquest
Selasa / 02-06-2026, 11:19 WIB
Jadwal MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, 5-7 Juni
Selasa / 02-06-2026, 11:15 WIB
Ruben Onsu Sulit Temui Anak, Ayah Kandung Terasa Asing
Selasa / 02-06-2026, 11:15 WIB
Garena Umumkan Kode Redeem FF 3 Mei 2026 untuk Klaim Hadiah Gratis
Selasa / 02-06-2026, 11:15 WIB
Steelkrill Studio Umumkan Where Dolls Hang, Game Horor Hutan Boneka
Selasa / 02-06-2026, 11:15 WIB
Prabowo Blak-blakan Ungkap Cerita Hadapi Kelompok Doyan Korupsi di 2026
Selasa / 02-06-2026, 11:14 WIB
IHSG dan Rupiah Awal Juni 2026: Tertekan Isu MSCI dan Aturan DHE SDA
Selasa / 02-06-2026, 11:14 WIB
SBY Ungkap Kunci Indonesia Selamat dari Krisis Global 2008
Selasa / 02-06-2026, 11:14 WIB






