Setiap unit vertikal DJBC memiliki metode sosialisasi beragam. Pendekatan dilakukan melalui jalur formal maupun turun langsung ke pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Beberapa metode sosialisasi yang dilakukan meliputi:

  • Forum Group Discussion (FGD) bersama pemangku kepentingan di tingkat daerah.
  • Sosialisasi tatap muka di pasar tradisional untuk menyasar pedagang dan pembeli.
  • Pembinaan dan pendampingan bagi pengusaha di sentra produksi tembakau.
  • Edukasi melalui media massa dan platform digital untuk menjangkau audiens lebih luas.

Dalam setiap kegiatan, tim lapangan memaparkan cara membedakan produk legal dan ilegal. Masyarakat diajarkan mengenali ciri fisik rokok tanpa pita cukai atau dengan pita cukai palsu.

Budi menambahkan, materi sosialisasi juga mencakup dampak negatif barang kena cukai ilegal terhadap persaingan bisnis. Hal ini agar pelaku usaha kecil tidak terjebak dalam distribusi barang ilegal.

>>> Daftar 10 Atlet Terkaya di Dunia 2026, Ronaldo Kembali Puncaki Daftar

DJBC berharap dengan pengetahuan yang cukup, warga bisa menjadi garda terdepan dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Keberhasilan agenda ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat luas.