Dunia bisnis global dikejutkan dengan pemecatan mendadak Chairman BP, Albert Manifold. Keputusan ini diambil dewan direksi pada Selasa lalu.

Pemecatan terkait masalah tata kelola dan pengawasan. Manifold juga dituduh berperilaku tidak pantas selama menjabat.

>>> RSUD Sosodoro Bojonegoro Buka 66 Formasi Pegawai BLUD 2026

Reaksi Keras Manifold

Manifold membantah semua tuduhan. Ia mengklaim dipecat sepihak tanpa peringatan.

Selama menjabat, ia fokus pada pemotongan biaya dan efisiensi. Ia menuntut standar kerja tinggi di BP.

Alasan Pencopotan

Dewan direksi menilai gaya kepemimpinan Manifold terlalu agresif. Amanda Blanc, direktur independen senior, mengakui Manifold membawa kecepatan transformasi.

Namun, dewan kecewa setelah menemukan masalah serius pada pengawasan tata kelola.

>>> 4 Cara Ampuh Terlepas dari Jeratan Utang Rentenir, Legal dan Aman Terbaru 2026

Manifold mulai menjabat Oktober 2025, menggantikan Helge Lund. Fokus utamanya adalah transformasi bisnis dan efisiensi.

Penyebab konflik adalah masalah tata kelola dan perilaku agresif. Dukungan investor hanya 82 persen pada rapat tahunan terakhir.

Tekanan Pemegang Saham

Sebelum dipecat, BP menghadapi protes investor. Pemegang saham menolak resolusi yang melonggarkan komitmen iklim.

Manifold baru menjabat sejak Oktober lalu. Ia menggantikan Helge Lund yang mundur saat BP fokus kembali ke bahan bakar fosil.

>>> Indomaret Tutup 2 Hari? Ini Klarifikasi Resmi SPN

Kini BP harus menata manajemen puncak di tengah transisi energi global. Publik menunggu langkah strategis perusahaan.