PDI Perjuangan (PDIP) memberikan tanggapan santai terkait rencana kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah untuk menemui kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Partai berlambang banteng itu menegaskan aktivitas politik tersebut tidak akan mengganggu konsolidasi internal yang tengah berjalan.

>>> Menelusuri Jalur Rempah Jawa Tengah: Warisan Budaya Kesehatan yang Kembali Dilirik

Pihak PDIP justru menilai langkah Jokowi secara tidak langsung dapat memicu semangat para kader di akar rumput untuk bekerja lebih keras.

Hal ini disampaikan sebagai respons atas kabar safari politik mantan presiden tersebut dalam waktu dekat.

PDIP Sebut Internal Semakin Solid

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyatakan partainya saat ini tetap fokus pada penguatan struktur organisasi dan menjalin kedekatan dengan masyarakat.

Pernyataan ini muncul menyusul rencana Jokowi mengunjungi Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.

Djarot berpendapat kehadiran Jokowi di tengah masyarakat justru menjadi momentum bagi kader partainya untuk membuktikan loyalitas dan kerja nyata.

Ia meyakini persatuan di tubuh PDIP tetap terjaga meskipun ada dinamika kunjungan dari tokoh politik lain.

Setiap kunjungan ke berbagai wilayah dianggap tidak menjadi penghambat program kerja yang telah disusun PDIP.

Sebaliknya, hal ini disebut sebagai pendorong bagi seluruh elemen partai untuk semakin aktif bergerak melakukan sosialisasi dan pembangunan internal.

Djarot menegaskan soliditas partai dalam membangun kekuatan bersama masyarakat saat ini dalam kondisi sangat baik.

Fokus utama para kader adalah memastikan program partai tersampaikan dengan tepat tanpa terpengaruh agenda dari pihak eksekutif terdahulu.

Sorotan Terhadap Polemik Ijazah

Selain menanggapi safari politik, Djarot juga memberikan komentar mengenai isu lama terkait ijazah Jokowi yang kembali menjadi perbincangan.