Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperketat aturan ekspor chip kecerdasan buatan (AI) untuk menutup celah yang selama ini dimanfaatkan perusahaan China.

Kebijakan terbaru ini membatasi akses perusahaan China terhadap chip AI canggih buatan AS, termasuk seri NVIDIA Blackwell.

>>> Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital

Pembatasan tidak hanya berlaku bagi perusahaan yang beroperasi di China, tetapi juga mencakup anak usaha mereka di berbagai negara.

AS Tutup Celah Akses Chip AI

Pemerintah AS menyatakan perusahaan berbasis di China tetap harus mematuhi aturan perizinan ekspor, di mana pun lokasi operasional mereka.

Aturan ini muncul setelah kekhawatiran bahwa perusahaan China bisa mendapatkan chip AI melalui anak perusahaan di luar negeri.

>>> Vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya

Dengan aturan baru, pengawasan terhadap upaya memperoleh perangkat keras AI buatan AS semakin ketat.

Huawei hingga Alibaba Percepat Chip Lokal

Tekanan dari Washington justru mendorong industri semikonduktor China berkembang lebih cepat.

Perusahaan seperti Huawei, Moore Threads, Biren Technology, Cambricon, dan Alibaba kini aktif mengembangkan chip AI domestik.

>>> Vivo TWS 5e Resmi, Baterai 55 Jam dan ANC 55dB dengan Harga Rp600 Ribuan

Mereka tidak hanya menciptakan pesaing Nvidia, tetapi juga membangun platform perangkat lunak dan infrastruktur AI yang mandiri.