Trump Klaim Kesepakatan Iran Kian Dekat, Soroti Isu Uranium dan Hormuz
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan sinyal positif mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan damai dengan Iran dalam waktu dekat.
Meski optimis, Trump menegaskan bahwa Washington tetap menyiapkan langkah alternatif apabila negosiasi tidak membuahkan hasil sesuai keinginan.
>>> 6 Ide Sulap Ember Retak Jadi Kebun Sayur Produktif, Solusi Tanpa Modal 2026
Pernyataan tersebut diungkapkan Trump dalam wawancara bersama menantunya, Lara Trump, melalui Fox News.
Trump menekankan pentingnya kesabaran dalam diplomasi agar kesepakatan memberikan keuntungan maksimal bagi kedua belah pihak.
Menurut Trump, sikap terburu-buru hanya akan merusak kualitas perjanjian internasional yang krusial ini.
Ia percaya pendekatan tenang namun pasti akan membawa AS pada hasil akhir yang diharapkan.
Namun, jika hasil negosiasi tetap tidak mencapai target, Trump memperingatkan akan ada konsekuensi lain.
Ia menyatakan kesiapan AS untuk mengakhiri perselisihan dengan metode berbeda dari jalur diplomasi.
Konteks ketegangan kedua negara sempat memuncak pada 28 Februari lalu saat AS dan Israel melancarkan aksi militer.
Serangan udara tersebut menyasar berbagai lokasi strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran.
Insiden itu dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang dan menghancurkan banyak fasilitas infrastruktur.
Situasi perlahan mendingin setelah kedua negara sepakat melakukan gencatan senjata pada 8 April.
Meski gencatan senjata berlaku, jalur diplomatik melalui pertemuan di Islamabad, Pakistan, masih belum mencapai titik temu.
Pembicaraan tersebut masih menghadapi jalan buntu terkait beberapa poin kesepakatan final.
Belum ada laporan mengenai pecahnya kembali kontak senjata di lapangan.
Namun, AS dilaporkan telah memulai langkah penekanan ekonomi melalui blokade terhadap sejumlah pelabuhan utama Iran.
Fokus pada Uranium dan Selat Hormuz
Update Terbaru
Cara Efektif Dapatkan 2 Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih 2026
Jumat / 17-07-2026, 07:23 WIB
China Optimalkan Energi Bersih dengan Sistem AI Canggih pada 2026
Jumat / 17-07-2026, 07:23 WIB
Diperas Cewek Open BO, ASN BPN Nekat Lompat dari Lantai 12 Apartemen
Jumat / 17-07-2026, 07:07 WIB
Ancaman Bom di SDN Jaksel: Keluarga Pelaku Diungsikan Akibat Tekanan Sosial
Jumat / 17-07-2026, 07:07 WIB
Kaki ASN BPN Putus Sebelum Tewas Jatuh dari Lantai 12 Apartemen
Jumat / 17-07-2026, 07:03 WIB
Isu Pendidikan Gibran Kembali Viral, Roy Suryo Pernah Klaim 99,9 Persen
Jumat / 17-07-2026, 07:03 WIB
Caviar Rilis Edisi Terbatas Ponsel Messi dan Ronaldo dengan Lapisan Emas 24 Karat
Jumat / 17-07-2026, 07:03 WIB
SpaceX Batalkan Peluncuran Uji Terbang Starship ke-13 di Texas
Jumat / 17-07-2026, 07:01 WIB
Debat Kandidat Senat Demokrat Maine Usai Graham Platner Mundur
Jumat / 17-07-2026, 07:01 WIB
Laporan Polisi Ungkap Jam Terakhir Claude Lemieux Sebelum Meninggal
Jumat / 17-07-2026, 07:01 WIB
Brad Keller Cedera, Bullpen Phillies Makin Terpuruk
Jumat / 17-07-2026, 07:01 WIB
MLB Rilis Jadwal Musim Reguler 2027, Opening Day Paling Awal
Jumat / 17-07-2026, 07:00 WIB
Penjelasan Ending Drakor The East Palace: Pemburuhan Hantu Gu Cheon Belum Berakhir jadi Alasan Lanjut Musim Kedua
Jumat / 17-07-2026, 07:00 WIB
Utah Ajukan Petisi Perlindungan Anak untuk Taylor Paul
Jumat / 17-07-2026, 06:58 WIB







