Penyelamatan Penambang Emas di Gua Sempit: 2 Masih Hilang
Operasi penyelamatan dramatis berlangsung di Provinsi Xaisomboun, Laos, setelah tujuh penambang terjebak di dalam gua selama sepuluh hari.
Lima orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara tim penyelamat masih mencari dua orang lainnya.
>>> Resmi! Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 1 Juni 2026 di Seluruh SPBU Indonesia
Kejadian ini bermula sekitar tanggal 19 atau 20 Mei saat sekelompok warga memasuki gua untuk mencari emas dan mineral.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu banjir bandang yang menutup akses keluar satu-satunya.
Proses Evakuasi di Medan Berbahaya
Tim penyelamat internasional yang melibatkan penyelam dari Laos dan Thailand berjuang melawan kondisi terowongan yang ekstrem.
Jarak pandang di dalam air nyaris nol, ditambah lorong sempit sepanjang 25 meter yang sulit dilewati.
Para korban pertama kali ditemukan pada hari Rabu di sebuah tepian batu sekitar 300 meter dari pintu masuk gua.
Proses pengangkatan tidak bisa dilakukan seketika karena kondisi fisik mereka yang sangat lemah.
>>> PGUN Buka Suara soal Rencana Prabowo Bentuk BUMN Ekspor 2026
Berikut kronologi penyelamatan:
- Jumat (29/5/2026): Satu penambang pertama berhasil dibawa keluar.
- Sabtu (30/5/2026): Empat penambang lainnya menyusul dievakuasi.
- Minggu (31/5/2026): Tim penyelamat melakukan persiapan untuk mencari dua korban yang masih terjebak.
Selama menunggu evakuasi, tim medis menyuplai korban dengan air, makanan lunak, dan selimut. Saat dikeluarkan, para penambang berlumuran lumpur dan langsung mendapat bantuan oksigen serta selimut foil.
Tantangan Pencarian Korban yang Masih Hilang
Misi pencarian kini difokuskan pada area sekitar 20-25 meter lebih dalam dari titik penemuan lima korban. Lokasi ini masih terendam air sepenuhnya, memerlukan keahlian khusus dari tim penyelam.
Aktivitas penambangan rakyat di dalam gua sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi penduduk di Provinsi Xaisomboun. Banyak warga menggantungkan hidup dengan mencari serpihan emas meski risiko bahaya selalu mengintai.
Pemerintah setempat telah berulang kali mengeluarkan peringatan mengenai bahaya masuk ke dalam gua saat musim hujan. Namun, desakan ekonomi membuat sebagian warga tetap nekat melakukan aktivitas tersebut.
Hingga saat ini, tim gabungan terus bersiaga di lokasi untuk memastikan dua penambang yang tersisa bisa segera ditemukan.
Harapan keluarga masih besar agar keduanya dapat menyusul rekan mereka yang telah diselamatkan.
Update Terbaru
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Dihadiri Presiden AS Donald Trump
Jumat / 17-07-2026, 03:00 WIB
Bahlil Ledek Nusron Wahid Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Prabowo Butuh Uang Banyak untuk Biaya Kesehatan, Gaji Guru, dan Infrastruktur
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
2 Jam Usai Dilantik Trump, Menkeu AS Scott Bessent Jadi Target Pembunuhan
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB







