Kesuksesan besar bersama Timnas Spanyol tidak mengubah kepribadian Luis de la Fuente. Pelatih berusia 64 tahun itu tetap dikenal sederhana dan dekat dengan lingkungan sekitar.

De la Fuente kini menikmati periode terbaik dalam kariernya. Ia membawa La Furia Roja menjuarai UEFA Nations League 2023 dan UEFA EURO 2024.

>>> Timnas Spanyol Tidak Terbebani Status Favorit Juara Piala Dunia 2026

Saat ini, ia bersiap memimpin Spanyol menghadapi Piala Dunia 2026. Timnya akan bersaing di Grup H bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.

Perjalanan dari Bawah

Penulis biografi De la Fuente, Eduardo Verdu, menilai sang pelatih tetap menjadi pribadi yang sama. "Dia sangat mudah didekati, ramah, hangat, sederhana, dan membumi," ujar Verdu.

Perjalanan De la Fuente menuju kursi pelatih Timnas Spanyol bermula dari iklan lowongan di surat kabar. Federasi Sepak Bola Spanyol mencari pelatih untuk tim kelompok usia.

Saat itu, De la Fuente menganggur setelah dilepas Alaves. Ia khawatir akan dilupakan dunia sepak bola.

"Saya pikir dia takut harus mengatakan, 'Saya mulai tersingkir dari dunia sepak bola'," tutur Verdu. De la Fuente kemudian menghubungi federasi dan mengambil kesempatan itu.

Ia merintis dari posisi sementara setelah berkomunikasi dengan mantan pelatih Spanyol, Inaki Saez. De la Fuente dipercaya menangani Timnas U-19 Spanyol dengan status sangat sementara.

"Dia datang dengan status yang sangat sementara, dengan perasaan bahwa masa depannya bersama tim nasional bisa berakhir kapan saja," ujar Verdu.

Waktu persiapan terbatas dan kualifikasi Kejuaraan Eropa yang kompetitif menjadi tantangan.

"Praktis itu seperti masa percobaan," lanjutnya. Tantangan itu menjadi fondasi penting bagi De la Fuente untuk membuktikan kualitasnya.