Kawasan Masjidil Haram di Makkah kembali dipadati ribuan jemaah haji yang melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan.

Momen ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian ibadah haji sebelum para tamu Allah kembali ke tanah air.

>>> Warga Boyolali Temukan Benda Diduga Stupa Candi Buddha

Suasana haru dan khusyuk menyelimuti sekeliling Kakbah saat jemaah menutup perjalanan spiritual mereka dengan doa mendalam.

Arus kedatangan jemaah dilaporkan terus mengalir tanpa henti sejak Sabtu dini hari hingga larut malam waktu setempat.

Para jemaah berusaha memaksimalkan waktu yang tersisa di Tanah Suci untuk meningkatkan intensitas ibadah.

Selain tawaf, mereka juga memperbanyak salat sunah dan memanjatkan doa-doa terbaik di sekitar pusat kiblat umat Islam.

Kewajiban Terakhir Sebelum Pulang

Menurut laporan kantor berita Arab Saudi SPA pada Minggu (31/5/2026), Tawaf Wada menjadi kewajiban terakhir yang harus ditunaikan sebelum meninggalkan Makkah.

Prosesi ini merupakan simbol penghormatan dan pamitan bagi setiap individu yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima.

Selama di pelataran masjid, para jemaah tampak khidmat mengelilingi Kakbah sambil melantunkan zikir dan ayat-ayat suci Al-Qur'an.

Pemandangan ini menciptakan atmosfer spiritual yang sangat kuat dan menyentuh hati.

Fenomena ini juga memperlihatkan kebersamaan umat Muslim dunia yang datang dari latar belakang budaya dan bahasa beragam.

Meski berbeda asal negara, mereka bersatu dalam satu tujuan ibadah di bawah naungan Masjidil Haram.

Pengaturan Massa dan Layanan Operasional

Pemerintah Arab Saudi melalui otoritas terkait telah mengantisipasi lonjakan jemaah dengan sistem operasional terpadu. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran arus massa yang sangat besar di area tawaf.

Layanan operasional yang disiapkan mencakup manajemen pergerakan massa untuk menghindari kepadatan berlebihan. Pengelolaan akses masuk dan keluar kawasan Masjidil Haram dilakukan secara sistematis.