Dampingi Odapus Sejak 2011, Yayasan Tittari Raih Penghargaan Bergengsi di Solo 2026
Yayasan Tittari berhasil meraih penghargaan sebagai komunitas lupus terbaik dalam acara puncak peringatan World Lupus Day 2026.
Acara bergengsi ini digelar di RSUD Dr Moewardi Solo pada Minggu, 31 Mei 2026.
>>> BTS Cetak Sejarah di AMA 2026, Kalahkan Taylor Swift dan Harry Styles
Kota Solo terpilih sebagai tuan rumah pusat perayaan yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak.
Penyelenggara terdiri dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Perhimpunan Reumatologi Indonesia, RSUD Dr Moewardi, serta Yayasan Tittari.
Apresiasi bagi Pendamping dan Komunitas Lupus
Panitia memberikan apresiasi kepada individu dan komunitas yang berdedikasi tinggi bagi para Odapus. Penghargaan mencakup dokter pendamping terbaik, peneliti, dokter edukator, caregiver, hingga komunitas lupus.
Penghargaan untuk kategori komunitas lupus terbaik diberikan kepada Griya Yara (Madiun), Yayasan Graha Kupu (Lamongan), dan Yayasan Tittari (Solo).
Penghargaan ini menjadi validasi atas upaya berkelanjutan dalam meningkatkan harapan hidup pasien lupus.
Perjalanan Panjang Yayasan Tittari Sejak 2011
Ketua Yayasan Tittari, Winjani Prita Dewi, mengungkapkan komunitas ini sudah bergerak aktif sejak 2011. Secara formal, organisasi ini baru resmi berdiri pada 2014.
Menurut Winjani, hal paling krusial bagi pasien yang baru terdiagnosis lupus adalah dukungan moral. Rasa bingung dan cemas sering menyelimuti pasien saat mengetahui kondisi kesehatan mereka.
Yayasan Tittari hadir untuk memberikan motivasi bahwa diagnosis lupus bukan akhir dari segalanya. Mereka meyakinkan pasien bahwa kehidupan normal masih bisa diraih dengan pengelolaan yang baik.
Peran yayasan tidak hanya terbatas pada pendampingan psikis. Mereka juga menjalin kemitraan dengan rumah sakit untuk menyediakan stok obat-obatan yang dibutuhkan Odapus.
Edukasi diberikan secara intensif kepada keluarga pasien agar mereka memahami cara memperlakukan penderita dengan benar. Dukungan keluarga dianggap sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas kondisi kesehatan pasien lupus.
Update Terbaru
BYD Atto 3 Laku 30 Ribu Unit dalam Sepekan, Ini Spesifikasinya
Selasa / 02-06-2026, 04:56 WIB
Beasiswa BI 2026 Resmi Dibuka: Cek Syarat dan Daftar 3 Kampus Penerima
Selasa / 02-06-2026, 04:56 WIB
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 via Aplikasi Resmi
Selasa / 02-06-2026, 04:56 WIB
Cara Pinjam Uang di GoPayPinjam Terbaru 2026, Resmi dan Cepat Cair ke Rekening
Selasa / 02-06-2026, 04:56 WIB
Komisi X DPR Desak Sinkronisasi Data SPMB 2026 untuk Cegah Kecurangan
Selasa / 02-06-2026, 04:55 WIB
Viral di Solo, Jukir Sriwedari Getok Tarif Parkir Mahal, Wisatawan Kecewa
Selasa / 02-06-2026, 04:55 WIB
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Performa Gahar, Skor AnTuTu Tembus 2,1 Juta Poin
Selasa / 02-06-2026, 04:54 WIB
Dukungan Terukur UMK Produk Lokal di Ekosistem Digital 2026: Resmi dan Aman
Selasa / 02-06-2026, 04:54 WIB
Cara Cek Bansos PKH dan Sembako Mei 2026 Pakai NIK KTP
Selasa / 02-06-2026, 04:54 WIB
Cara Pengkinian Data JMO 2026: Syarat Klaim JHT Online Agar Cepat Cair Resmi
Selasa / 02-06-2026, 04:54 WIB
Inflasi Mei 2026 Diprediksi Tembus 2,94%, Surplus Dagang Terancam Menyempit
Selasa / 02-06-2026, 04:54 WIB
Dugaan Pemalsuan Riset di Denmark: Ilmuwan Indonesia Beri Klarifikasi
Selasa / 02-06-2026, 04:54 WIB
Sindikat Curanmor Antarprovinsi Dibongkar, 8 Pelaku Ditangkap
Selasa / 02-06-2026, 04:51 WIB
Prabowo Soroti Kesenjangan Ekonomi: Pertumbuhan Belum Merata
Selasa / 02-06-2026, 04:51 WIB






