Namun, kondisi berbeda ditemukan pada ketinggian sekitar 45 hingga 60 kilometer di atas permukaan Venus.

Atmosfer pada zona tersebut jauh lebih moderat karena memiliki suhu dan tekanan yang mendekati lingkungan Bumi.

Wilayah atmosfer moderat ini telah lama menarik perhatian besar para ilmuwan dunia. Zona tersebut dianggap sebagai lokasi yang paling memungkinkan untuk mendukung keberadaan mikroorganisme di luar Bumi.

Sejumlah penelitian terdahulu juga menemukan adanya anomali kimia di atmosfer Venus. Selain itu, terdapat pola penyerapan sinar ultraviolet yang hingga kini belum sepenuhnya dapat dijelaskan oleh para ahli.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti langsung yang menunjukkan keberadaan kehidupan di Venus.

Studi terbaru ini hanya menunjukkan bahwa perpindahan mikroorganisme dari Bumi ke Venus secara teoritis sangat memungkinkan terjadi.

Temuan ini memberikan perspektif baru dalam pencarian kehidupan ekstra-terestrial.

>>> Sony Luncurkan Smart TV Premium Bravia 9 II dan Bravia 7 II dengan Teknologi True RGB LED

Jika suatu hari kehidupan ditemukan di awan Venus, ilmuwan harus mempertimbangkan kemungkinan bahwa kehidupan tersebut merupakan kerabat jauh dari organisme asal Bumi.