NVIDIA dilaporkan bersiap memasuki pasar prosesor PC untuk pertama kalinya. Langkah ini diprediksi akan mengubah peta persaingan yang selama ini dikuasai Intel dan AMD.

Prosesor anyar tersebut dikembangkan dengan arsitektur ARM melalui kerja sama erat antara NVIDIA dan Microsoft. Fokus utama chip ini adalah efisiensi daya dan integrasi kecerdasan buatan (AI).

>>> Sony Luncurkan Smart TV Premium Bravia 9 II dan Bravia 7 II dengan Teknologi True RGB LED

Isyarat Peluncuran

Spekulasi mengenai debut NVIDIA di ranah CPU menguat menjelang ajang Computex di Taiwan dan konferensi Microsoft Build di San Francisco.

NVIDIA memberikan kode melalui unggahan di platform X berupa koordinat Taipei dengan narasi "Era baru PC".

Pavan Davuluri, Kepala Divisi Windows Microsoft, juga mengisyaratkan adanya pengumuman besar untuk para pengembang di luar pembaruan sistem operasi.

Hal ini memicu dugaan bahwa laptop Microsoft Surface dan lini produk Dell akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan prosesor baru tersebut.

Hingga saat ini, spesifikasi teknis seperti jumlah core, kecepatan clock, dan harga masih menunggu konfirmasi resmi dari NVIDIA dan Microsoft.

>>> 10 Profesi Paling Terdampak AI dan Daftar Pekerjaan yang Aman

Persaingan Empat Arah

Masuknya NVIDIA ke pasar CPU akan menciptakan kompetisi segiempat yang ketat.

Intel dan AMD masih berfokus pada arsitektur x86, sementara NVIDIA bersama Qualcomm lewat Snapdragon X Series akan mendorong peralihan ekosistem Windows ke ARM yang lebih hemat daya.

NVIDIA memiliki modal besar berupa ekosistem AI yang matang dan valuasi perusahaan yang sangat tinggi.

Namun, tantangan utama adalah kompatibilitas aplikasi Windows di arsitektur ARM dan meyakinkan pengguna setia Intel serta AMD untuk beralih.

Integrasi kartu grafis GeForce langsung ke dalam System on Chip (SoC) berpotensi meningkatkan performa laptop tipis. Optimalisasi Windows juga diyakini lebih baik berkat kemitraan langsung dengan Microsoft.

>>> Alasan Susanti Upin dan Ipin Pindah ke Malaysia

Meski demikian, aplikasi lawas kemungkinan masih memerlukan emulasi yang berisiko menurunkan performa. Sebagai produk generasi pertama, stabilitas jangka panjang prosesor ini masih harus dibuktikan.