10 Profesi Paling Terdampak AI dan Daftar Pekerjaan yang Aman
Laporan terbaru dari Anthropic memetakan profesi yang paling terdampak kecerdasan buatan (AI) berdasarkan data penggunaan chatbot Claude oleh para profesional.
Hasilnya menunjukkan bahwa pekerjaan di depan layar dengan tugas repetitif memiliki risiko tinggi tergantikan oleh AI.
>>> Alasan Susanti Upin dan Ipin Pindah ke Malaysia
10 Profesi Paling Terdampak AI
Berikut adalah daftar profesi dengan tingkat paparan AI tertinggi menurut laporan Anthropic:
- Programmer (74,5%) — Tugas coding dan pengelolaan software mulai diotomatisasi.
- Customer service (70,1%) — Interaksi pelanggan digantikan oleh chatbot.
- Data entry (67,1%) — Pekerjaan memasukkan data menjadi sasaran otomasi.
- Spesialis rekam medis (66,7%) — Kompilasi data pasien mudah diotomatisasi.
- Analis riset pasar dan pemasaran (64,8%) — Penyusunan laporan dan grafik dikerjakan mesin.
- Sales/tenaga penjualan grosir dan manufaktur (62,8%) — Rutinitas demonstrasi produk memiliki paparan tinggi.
- Analis keuangan dan investasi (57,2%) — Analisis informasi keuangan untuk keputusan investasi bisa dieksekusi AI.
- Software QA/penguji perangkat lunak (51,9%) — Perbaikan bug mulai didelegasikan ke AI.
- Analis keamanan informasi (48,6%) — Penilaian risiko siber dan pengujian keamanan terpengaruh otomasi.
- Spesialis support komputer (46,8%) — Menjawab pertanyaan teknis pengguna sering ditangani agen AI.
Daftar Profesi yang Paling Aman dari AI
Pekerjaan yang membutuhkan keterampilan fisik, interaksi manusia tinggi, atau kerja lapangan memiliki tingkat paparan AI nol persen.
>>> Google Luncurkan Fitur AI Gemini Baru di Android 17
Berikut profesi yang aman dari ancaman AI:
- Guru dan tenaga pendidik — Mengelola ruang kelas secara langsung murni ranah manusia.
- Perawat dan praktisi kesehatan — Perawat terdaftar memiliki paparan AI sangat minim.
- Pekerja lapangan dan kasar — Termasuk petani, mekanik motor, koki, tukang cuci piring, penjaga pantai, bartender, dan penjaga ruang ganti.
- Pengacara litigasi — Pekerjaan legal yang memerlukan perwakilan klien di sidang pengadilan.
Fakta menarik, pekerja yang paling rawan tergusur AI justru dari kalangan berpendidikan tinggi dan bergaji besar, seperti lulusan sarjana (37,1%) dan pascasarjana (17,4%).
>>> Nvidia Targetkan Pasar Baru USD 200 Miliar Lewat CPU AI Vera
Namun, Anthropic tidak menemukan lonjakan pengangguran massal, sehingga ancaman PHK besar-besaran akibat AI belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Update Terbaru
San dan Wooyoung ATEEZ Akhirnya Bantah Rumor Kencan
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Volvo Bisa Jadikan Pabrik Belgia sebagai Pintu Belakang Tarif untuk China
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Messi Puji Spanyol: Mereka Mainkan Sepak Bola Indah
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Presiden Argentina Protes Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Build Stabil One UI 9 untuk Galaxy S26 Muncul di Server Samsung
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Lupakan Aturan 150 Menit: Olahraga Singkat Tiap Hari Bisa Perpanjang Usia
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB







