Kekalahan Arsenal di partai final Liga Champions musim 2025/2026 menyisakan luka mendalam bagi tim dan para penggemarnya.

Meski demikian, tim asuhan Mikel Arteta ini tetap membawa pulang kabar positif dari sisi finansial yang sangat mengesankan.

>>> Momen Haru Marquinhos Hibur Gabriel Magalhaes Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions

The Gunners harus merelakan gelar juara setelah ditaklukkan oleh Paris Saint-Germain (PSG) lewat drama adu penalti yang menegangkan di Puskas Arena, Budapest.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-4 di babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit laga berjalan.

Walaupun gagal berdiri di podium tertinggi Eropa, perjalanan Arsenal musim ini membuahkan keuntungan finansial yang mencetak sejarah baru bagi klub.

Pemasukan yang diraih bahkan berhasil melampaui rekor pendapatan hadiah yang pernah dicatatkan sebelumnya di kompetisi ini.

Pendapatan Arsenal Menembus Angka Rp3,1 Triliun

Berdasarkan data laporan finansial, Arsenal sebenarnya sudah mengantongi dana sebesar £125,18 juta bahkan sebelum peluit sepak mula partai final dibunyikan.

Angka ini dikumpulkan dari berbagai sumber pendapatan resmi yang disediakan oleh penyelenggara kompetisi.

Sumber pemasukan tersebut meliputi bonus atas performa apik di atas lapangan, pembagian hak komersial siaran televisi, hingga posisi peringkat mereka.

Semua faktor tersebut berkontribusi besar dalam membangun tumpukan modal bagi klub asal London Utara ini.

Meskipun hasil akhir di Budapest tidak sesuai harapan, posisi runner-up tetap memberikan kompensasi finansial yang tidak sedikit bagi Arsenal.

UEFA memberikan kucuran dana tambahan sebesar £16 juta sebagai hadiah bagi tim yang menempati peringkat kedua di turnamen ini.

Jika semua sumber pendapatan tersebut ditotal, maka Arsenal berhasil mengantongi hadiah keseluruhan sebesar £141,18 juta pada musim ini.