Buntut Kasus Pekalongan, Kemenag Jateng Desak Pemda Audit Ponpes Tak Berizin
Menurutnya, penuntasan masalah kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama tidak bisa hanya mengandalkan jalur hukum semata.
“Langkah pertama yang harus kita perkuat adalah prinsip saling asah dan saling asuh di tengah masyarakat.
Penegakan hukum saja tidak akan cukup untuk memberikan perlindungan yang maksimal,” ujar Ahmad Luthfi saat menghadiri peringatan Hari Lahir ke-76 Fatayat NU di Semarang.
Gubernur menekankan perlunya mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat untuk membangun kembali kesadaran kolektif mengenai keamanan lingkungan pendidikan.
Kerja sama antara pemerintah, aparat hukum, dan pemuka agama menjadi kunci agar pengawasan bisa menyentuh hingga ke akar rumput.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus perhatian Gubernur Ahmad Luthfi dalam menangani isu ini adalah:
- Mendorong kolaborasi aktif antara pemerintah daerah dengan tokoh agama setempat.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berani melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
- Mengoptimalkan peran aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan preventif.
- Memastikan setiap lembaga pendidikan keagamaan mematuhi standar operasional prosedur yang aman bagi anak.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem deteksi dini sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Melalui sinergi ini, lingkungan pesantren diharapkan kembali menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi para santri untuk menimba ilmu agama secara tenang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan instansi terkait terus mendalami kasus di Pekalongan sambil memperluas pemantauan ke wilayah lain di Jawa Tengah.
>>> Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Masyarakat juga diimbau untuk lebih selektif dalam memilih lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka dengan memastikan legalitas izin operasionalnya terlebih dahulu.
Update Terbaru
San dan Wooyoung ATEEZ Akhirnya Bantah Rumor Kencan
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Volvo Bisa Jadikan Pabrik Belgia sebagai Pintu Belakang Tarif untuk China
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Messi Puji Spanyol: Mereka Mainkan Sepak Bola Indah
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Presiden Argentina Protes Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Build Stabil One UI 9 untuk Galaxy S26 Muncul di Server Samsung
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Lupakan Aturan 150 Menit: Olahraga Singkat Tiap Hari Bisa Perpanjang Usia
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB







