Sebaliknya, dolar akan melemah ketika muncul tanda-tanda perdamaian atau penurunan ketegangan di wilayah tersebut.

Tanggapan Pemerintah Terkait Fundamental Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa posisi rupiah di angka Rp17.800/US$ tidak sejalan dengan kondisi ekonomi nasional yang sebenarnya.

Menurutnya, nilai tukar saat ini tidak mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi nasional masih konsisten bertahan di atas level 5%.

Angka inflasi masih terkendali dan berada dalam sasaran pemerintah serta Bank Indonesia. Defisit transaksi berjalan tetap terjaga dalam batas yang aman dan terkendali.

Purbaya menekankan bahwa pelemahan rupiah murni dipicu oleh ketidakpastian global yang membuat dolar AS mendominasi mata uang negara lain.

Pemerintah dan otoritas moneter terus berupaya meredam dampak volatilitas ini agar tidak semakin meluas.

Langkah Strategis Menjaga Stabilitas Rupiah

Pemerintah bersama Bank Indonesia telah meluncurkan berbagai kebijakan untuk menahan laju pelemahan nilai tukar.

Salah satu fokus utamanya adalah memperketat pengawasan dan pengendalian pasokan dolar AS di pasar domestik.

Harapan muncul seiring mulai masuknya kembali investor asing ke pasar keuangan dalam negeri.

>>> Cara Cek Desil Bansos 2026 Online Pakai NIK KTP di HP, Praktis dan Resmi

Purbaya melihat fenomena ini sebagai sinyal positif bahwa tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia masih sangat tinggi.