Memasuki tahun 2026, pengecekan desil bantuan sosial (bansos) menjadi informasi yang banyak dicari. Masyarakat ingin mengetahui peluang mendapatkan bantuan pemerintah.

Proses pengecekan kini bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.

>>> 1 Juni 2026 Libur Nasional: Peringatan Hari Lahir Pancasila

Cukup siapkan NIK KTP dan ponsel, tanpa perlu datang ke kantor desa atau kelurahan.

Dengan mengetahui posisi desil, masyarakat dapat memahami kategori kesejahteraan mereka. Hal ini memberikan gambaran transparan mengenai kemungkinan diterimanya bansos.

Apa Itu Desil Bansos?

Desil bansos adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kategori. Dimulai dari desil 1 (terendah) hingga desil 10 (tertinggi).

Setiap kelompok mencakup 10 persen dari total populasi. Penentuan didasarkan pada indikator sosial ekonomi seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi hunian, daya listrik, dan aset.

Pemerintah memprioritaskan bansos untuk masyarakat desil 1 hingga 4. Kelompok ini dianggap paling membutuhkan dukungan ekonomi.

Masyarakat di desil 5 masih berpeluang menerima bantuan tertentu, misalnya Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Rincian Kategori Desil

  • Desil 1 (Sangat Miskin): Prioritas utama, berhak atas berbagai bansos.
  • Desil 2 (Miskin): Penerima utama bansos reguler.
  • Desil 3 (Hampir Miskin): Prioritas bansos berkala.
  • Desil 4 (Rentan Miskin): Peluang besar terdaftar sebagai penerima.
  • Desil 5 (Menengah ke Bawah): Potensi bantuan terbatas.
  • Desil 6 hingga 10 (Menengah ke Atas): Umumnya bukan sasaran bansos.

Data desil menjadi acuan penetapan penerima manfaat PKH dan BPNT.

Cara Cek Desil Bansos 2026 via HP

Pengecekan dapat dilakukan mandiri melalui ponsel. Kemensos menyediakan dua metode utama.

1. Melalui Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store. Buka aplikasi, registrasi dengan nomor ponsel aktif, dan verifikasi dengan kode OTP.