Pontiac Chieftain 1955 Diubah Jadi Monster dengan V8 509ci
Sebuah Pontiac Chieftain tahun 1955 yang dimodifikasi secara ekstrem akan dilelang pada 25 Juli mendatang di Amerika Serikat.
Mobil ini dibangun dengan satu tujuan: melaju sangat kencang. Alih-alih dirawat sebagai mobil klasik, Chieftain ini justru diubah menjadi monster straight-line.
>>> Mobil Listrik China Murah? Harga Jual Kembalinya Bikin Pusing
Mesin Raksasa dan Sasis yang Diperkuat
Proses restorasi dimulai dengan membongkar mobil hingga ke rangka asli. Sebuah mesin V8 509 c.
i. (8,3 liter) buatan Motorworks dipasang, lengkap dengan karburator Holley, header kustom, dan sistem intake Edelbrock.
Meskipun angka tenaga tidak disebutkan, tercatat torsi mencapai 623 lb-ft (845 Nm).
Transmisi otomatis yang ditingkatkan, gardan belakang Dutchman 9 inci, dan suspensi depan-belakang dengan coilover adjustable turut disematkan.
Sistem kemudi dan rem juga sudah bertenaga (power steering dan power brakes) untuk mengendalikan tenaga besar tersebut.
>>> Maextro Siapkan SUV Mewah Saingan Rolls-Royce Cullinan dengan Harga BMW iX
Tampilan Berani dengan Api dan Warna Merah
Bodi Pontiac telah dipulihkan secara ahli, dengan bumper depan dan belakang dilapisi krom.
Skema cat kustom didominasi hitam, dengan sisi merah terang yang dihiasi api hitam, abu-abu, dan putih.
Velg 17 inci kustom dipasang. Detail unik lainnya adalah tutup tangki bensin yang dipindahkan dan disembunyikan di balik salah satu lampu belakang.
Kabin menunjukkan keseriusan mobil ini. Dasbor hitam baru, gauge, serta sakelar toggle untuk mengoperasikan jendela, kunci kontak, kipas, dan pompa bahan bakar.
Jok berpemanas dan tuas transmisi baru juga tersedia.
>>> Rata-rata Pinjaman Mobil Baru Naik Rp 35 Juta dalam Setahun
Pontiac Chieftain ini terdaftar di Mecum Auctions sebagai salah satu bintang lelang Harrisburg pada 25 Juli.
Update Terbaru
Dokter Tifa Yakin Eksepsi Diterima, Allah Bersamanya Lawan Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 04:01 WIB
Roy Suryo Dilaporkan ke Polisi Akibat Pernyataan Soal Ijazahnya
Jumat / 17-07-2026, 04:01 WIB
Trump Akui Ada Negara Asing Coba Gagalkan Negosiasi AS-Iran
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Anak dan Istri Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Dikucilkan, Diungsikan
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Casio Rilis Jam Tangan Retro Baru dengan Dial Bersih dan Baja Tahan Karat di AS
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 18 – 19 Juli 2026
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 18 – 19 Juli 2026
Jumat / 17-07-2026, 04:00 WIB
Belanda Dukung Pemecatan Jaksa ICC Karim Khan yang Diskors
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Asap Kebakaran Hutan Ancam Kualitas Udara Wisconsin, Capai Level Berbahaya
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Publix Tutup Empat Supermarket di 2026, Alihkan Modal ke Pasar Lebih Produktif
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Brianna LaPaglia Sebut Bunnie Xo Masih di Bawah Kendali Jelly Roll
Jumat / 17-07-2026, 03:49 WIB
Polisi Tangkap Pria Usai Insiden Keamanan Libatkan Craig Melvin
Jumat / 17-07-2026, 03:47 WIB
Pengemudi Mobil dalam Penembakan Fatal Detektif Jonathan Diller Dihukum 5 Tahun Penjara
Jumat / 17-07-2026, 03:47 WIB
FCC Rencanakan Tindakan Tegas terhadap Acara 'The View'
Jumat / 17-07-2026, 03:47 WIB







