Kawasan Blok M di Jakarta Selatan kembali bersinar sebagai pusat ekonomi kreatif. Wilayah legendaris ini kini menjadi ladang bisnis kuliner, fesyen, hingga hiburan.

Antrean panjang di depan kedai makanan viral atau gerai foto estetis menjadi pemandangan biasa setiap akhir pekan. Fenomena ini menarik minat pengusaha untuk ikut bersaing meski persaingan ketat.

>>> Cara Atasi Eror 'Taxpayer Status Has to Be Active' di Coretax DJP

Strategi Menghadapi Tren Konsumen

Membangun bisnis di pusat keramaian seperti Blok M membutuhkan strategi matang. Karakter konsumen yang mudah penasaran menjadi peluang sekaligus tantangan.

Joshua Firdaus dari EM Gelato menyebut keunikan dan viralitas sebagai kunci awal menarik perhatian. Operasional rapi dan inovasi menu berkala sangat penting untuk menjaga kelangsungan bisnis.

Sifat konsumen Indonesia yang FOMO (fear of missing out) memengaruhi pola kunjungan. Pengusaha harus terus berinovasi agar pelanggan tidak bosan.

Investasi Besar di Balik Popularitas

Daya tarik Blok M berdampak pada biaya operasional, terutama harga sewa lahan. Calon pebisnis perlu menyiapkan modal besar untuk menembus kawasan ini.

Berbagai aspek yang perlu disiapkan pengusaha di Blok M:

>>> Jadwal Cair PKH dan BPNT 2026: Cara Cek Nama Penerima via HP

  • Kesiapan modal: dana mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah tergantung jenis usaha dan luas ruko.
  • Lokasi strategis: titik yang mudah dijangkau pejalan kaki atau dekat transportasi publik.
  • Produk spesifik: nilai unik dibandingkan kompetitor.
  • Penetapan harga: skema kompetitif dengan margin sehat.

Besarnya modal dipicu kenaikan tarif sewa ruko seiring tingginya permintaan. Joshua menyebut pemilik properti sering menaikkan harga karena tren kawasan yang populer.

Menjaga Keseimbangan Harga dan Pengalaman

Penentuan harga jual menjadi faktor penentu keberhasilan. Ramzul Aghna dari PictureMemories.

id (Pictme Photobooth) menekankan pentingnya riset pasar sebelum menentukan tarif.

Bisnisnya bermula dari modal ratusan juta rupiah sebelum merambah Blok M. Konsumen di area ini sangat selektif dalam memilih layanan dengan nilai terbaik.

Pengusaha harus menyeimbangkan kualitas pengalaman dengan harga yang masuk akal. Harga terlalu mahal atau murah bisa menjadi bumerang bagi citra brand.

>>> Tanggal 1 Juni 2026 Libur Apa? Cek Jadwal Resmi dan Potensi Long Weekend Terbaru

Kombinasi lokasi tepat, produk unik, dan manajemen keuangan kuat menjadi syarat mutlak. Blok M menawarkan potensi keuntungan besar bagi yang siap beradaptasi cepat.