MotoGP Hapus Partisipasi Pembalap Wildcard Mulai Musim 2027
MotoGP telah mengumumkan kebijakan baru yang mengakhiri partisipasi pembalap wildcard untuk seluruh pabrikan mulai musim 2027.
Keputusan ini diambil tanpa penjelasan mendalam dari penyelenggara. Aturan baru tersebut membuat pembalap penguji hanya bisa turun balapan jika ditunjuk menggantikan pembalap utama yang cedera.
>>> Manchester United Bidik Ederson untuk Gantikan Peran Casemiro
Langkah ini dinilai mengurangi peluang pembalap untuk memilih peran sebagai test rider. Sebelumnya, banyak pembalap berharap bisa menggunakan status wildcard agar tetap merasakan atmosfer kompetisi resmi.
Dampak pada Test Rider
Pada seri MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez akhir pekan lalu, penonton menyaksikan penampilan wildcard pertama musim ini.
Augusto Fernandez dari Yamaha dan Lorenzo Savadori dari Aprilia mencatatkan penampilan tersebut.
Saat ini, sejumlah mantan pemenang balapan MotoGP masih aktif menjadi pembalap penguji. Mereka termasuk Aleix Espargaro di Honda, Andrea Dovizioso bersama Yamaha, dan Dani Pedrosa yang membela KTM.
Pembalap penguji lain seperti Takaaki Nakagami di Honda, Pol Espargaro bersama KTM, serta Michele Pirro yang menguji motor Ducati juga terdaftar.
Ducati menjadi satu-satunya pabrikan yang sudah tidak diizinkan menurunkan pembalap wildcard. Hal ini karena status konsesi 'A' yang mereka miliki.
>>> Liverpool Pecat Arne Slot Setelah Musim Tanpa Trofi
Sementara pabrikan lain masih diperbolehkan menurunkan hingga enam wildcard per musim.
Podium MotoGP terakhir yang diraih pembalap wildcard dicatatkan oleh Dani Pedrosa. Ia meraih podium pada Sprint Race Jerez 2024 setelah Fabio Quartararo terkena penalti tekanan ban.
Kehadiran pembalap wildcard seperti Dani Pedrosa terbukti meningkatkan minat masyarakat lokal. Selain dampak komersial, mereka juga memberikan kontribusi besar dalam pengembangan teknis.
Sebagai contoh, Augusto Fernandez menggunakan status wildcard untuk debut mesin Yamaha V4 baru di Sirkuit Misano musim lalu.
Memasuki musim 2027, seluruh pabrikan akan memulai kompetisi dengan peringkat konsesi B. Peringkat ini akan direvisi kembali pada pertengahan musim.
Komisi Grand Prix juga mengumumkan pembatasan mesin.
>>> Timnas U19 Indonesia Siap Tempur di Piala AFF U19 2026
Pembalap wildcard yang tersisa untuk musim 2026 tidak diizinkan menggunakan mesin 850cc spesifikasi 2027, tanpa memandang peringkat konsesi pabrikan.
Update Terbaru
Julia Garner dan Mark Foster Berpisah Setelah Enam Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pertamina Patra Niaga: Pengguna Pertalite Melonjak 80 Persen
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pansus 18 DPRD Bandung Dorong Penguatan Bank Bandung Lewat Regulasi
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Roy Suryo Dilaporkan Ketum Gibranisti ke Polisi Terkait Gelar S3 di UNJ
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
TNI Tutup Lokasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Nonton Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Rumah Bukan Lagi Tempat Pulang
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Adam Lambert Ungkap Keuntungan Finansial Besar dari Tur Bersama Queen
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kai Trump Beri Kabar Terbaru soal Pemulihan Kanker Payudara Vanessa Trump
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kebakaran Thorn Hanguskan 750 Hektare, Tutup Interstate 8
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Meteorit di New Jersey Bawa Ratusan Asam Amino Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Atletico Madrid Sumbang 9 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Barcelona
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
BPH Migas Temukan Anomali QR Code Pembelian BBM Subsidi
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Mensos: Opini WTP dari BPK Momentum Jaga Kepercayaan Rakyat
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Klasemen SEA V Cup usai Indonesia Hajar Kamboja: Kuasai Puncak
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB







