Harga Ayam Hidup Anjlok, Kementan Resmi Tunda Rekomendasi Usaha Perunggasan 2026
Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan dan stabilisasi harga ayam hidup di tingkat peternak. Langkah ini diambil karena harga jual masih di bawah angka acuan pemerintah.
Kebijakan ini bertujuan melindungi peternak rakyat dari tekanan harga yang merugikan. Selain itu, diharapkan menjaga keberlangsungan industri perunggasan nasional.
>>> BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Barat Sore Ini
Salah satu strategi utama adalah menunda sementara pemberian rekomendasi izin usaha tertentu di sektor perunggasan. Penundaan berlaku hingga harga ayam hidup kembali stabil sesuai standar acuan.
Penundaan Rekomendasi Usaha Perunggasan
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementan, I Ketut Wirata, menyebutkan pemerintah terus memperkuat stabilisasi. Laporan harga jual ayam masih di angka Rp19.500 per kilogram.
Ketut menegaskan perlindungan terhadap keberlanjutan usaha peternak rakyat adalah prioritas utama. Menjaga keseimbangan ekosistem industri perunggasan nasional menjadi tujuan setiap langkah Kementan.
Ditjen PKH telah mengadakan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk ARPHUIN dan pengelola RPHU. Pertemuan ini difokuskan untuk mempertegas komitmen menjaga stabilitas harga.
Pemerintah menerima laporan detail mengenai anjloknya harga ayam hidup di beberapa wilayah. Di Jawa Tengah, harga ayam hidup sempat menyentuh Rp15.000 per kilogram.
Kondisi ini memberikan beban berat bagi peternak mandiri dan skala kecil. Mereka kesulitan menutup biaya operasional akibat selisih harga yang jauh dari biaya produksi.
Menurut analisis pemerintah, peternak besar memiliki bantalan modal lebih kuat. Sebaliknya, peternak mandiri sangat rentan terhadap fluktuasi harga.
Kementan mendesak seluruh pelaku industri meningkatkan kolaborasi. Hal ini termasuk memastikan skema pembelian ayam hidup tidak memberi tekanan tambahan pada harga di peternak.
Pemerintah mengimbau RPHU tidak membeli ayam dari peternak dengan harga di bawah acuan resmi. Komitmen bersama menjadi kunci agar harga ayam kembali sehat.
Update Terbaru
Dunkin' dan Parke Luncurkan Koleksi Minuman serta Pakaian Terbatas
Kamis / 16-07-2026, 01:51 WIB
Stefon Diggs Bantah Tuduhan Melecehkan Pria: Itu Sepenuhnya Salah
Kamis / 16-07-2026, 01:51 WIB
Kim Kardashian Beli Ford Bronco Vintage Rp4,6 Miliar untuk Rumah Musim Panas
Kamis / 16-07-2026, 01:50 WIB
Ibu Tersangka Pembunuh Anak Minta Saksi Ibu dengan Depresi Postpartum
Kamis / 16-07-2026, 01:50 WIB
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
Kamis / 16-07-2026, 01:49 WIB
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
Kamis / 16-07-2026, 01:49 WIB
Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia 2026 Tembus 10 Juta Tanda Tangan
Kamis / 16-07-2026, 01:49 WIB
I Want to Love You Till Your Dying Day Rilis Video Opening dan Ending Tanpa Kredit
Kamis / 16-07-2026, 01:49 WIB
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall
Kamis / 16-07-2026, 01:49 WIB
Satgas PRR Minta BPBD Percepat Pembangunan Hunian Korban Bencana Aceh
Kamis / 16-07-2026, 01:49 WIB
Ketua Ford Peringatkan AS Tak Bisa Selamanya Menahan Mobil China
Kamis / 16-07-2026, 01:46 WIB
Kisah di Balik Selebrasi Pedro Porro Usai Tekuk Prancis di Piala Dunia
Kamis / 16-07-2026, 01:45 WIB
ASN BPN Nias Lompat dari Lantai 12 Apartemen Usai Diperas Teman Kencan
Kamis / 16-07-2026, 01:45 WIB
Resident Evil 1 Remake Masuk Pra-Produksi pada 2025, Rilis Masih Lama
Kamis / 16-07-2026, 01:42 WIB







