Dari Benih hingga Hilirisasi, Pemerintah Percepat Langkah Menuju Swasembada Pangan
Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor hulu hingga hilir.
Anggaran hampir Rp10 triliun dialokasikan untuk program penyediaan dan pengembangan benih komoditas perkebunan strategis.
>>> PM-AAS: Strategi Baru Pertanian Indonesia dari Swasembada ke Ekspor
Hilirisasi pertanian dan perkebunan juga dipercepat untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi, kesejahteraan petani, serta membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.
Pengawasan Ketat Distribusi Benih
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh produsen benih harus meningkatkan kualitas, jumlah produksi, serta ketepatan distribusi kepada petani.
Menurutnya, benih merupakan fondasi utama peningkatan produktivitas perkebunan sehingga seluruh proses pengadaan hingga penyalurannya harus berjalan sesuai standar.
Pemerintah akan melakukan pengawasan secara menyeluruh hingga ke tingkat lapangan.
Praktik pencaloan, titipan maupun perlakuan khusus dalam program strategis tersebut dipastikan tidak mendapat toleransi.
Penyedia yang terbukti menyalurkan benih tidak sesuai spesifikasi, jumlah maupun kualitas diwajibkan mengganti kerugian sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila ditemukan unsur penipuan maupun penyalahgunaan anggaran negara, pemerintah memastikan kasus tersebut akan diteruskan kepada aparat penegak hukum.
Penegakan integritas dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Antisipasi El Nino dan Hilirisasi
Pemerintah juga terus mengantisipasi dampak perubahan iklim, terutama ancaman El Nino, melalui pengembangan hortikultura di lahan kering.
Langkah tersebut didukung pemanfaatan teknologi irigasi, penggunaan varietas tahan kekeringan, serta pendampingan kepada petani.
Komitmen memperkuat sektor pangan juga disampaikan Mentan Amran saat melaporkan kondisi pangan nasional kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden memberikan arahan agar percepatan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan terus dilakukan sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi daerah, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Update Terbaru
Kode Redeem Roblox Fish It Gratis Juli 2026, Klaim Sekarang
Sabtu / 11-07-2026, 13:17 WIB
Pokemon TCG: Pitch Black Booster Bundle Dijual di Bawah Harga Pasar
Sabtu / 11-07-2026, 13:17 WIB
Polisi Hyattsville Uji Coba Kendaraan Patroli Listrik
Sabtu / 11-07-2026, 13:17 WIB
Momen Bahagia Pernikahan Anak Ustadz Riza Basalamah di Jember: Andre Rosiade Jadi Saksi, Ruben Onsu Turut Hadir
Sabtu / 11-07-2026, 13:16 WIB
Bagi-Bagi Durian Gratis Malaysia, Antrean Mengular Sampai di Singapura
Sabtu / 11-07-2026, 13:10 WIB
Jendela Pesawat Copot saat Terbang, Penumpang Sempat Tersedot Keluar
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
Qatar dan Mesir Desak AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
Lamine Yamal Sesumbar Prancis Ketakutan Jumpa Spanyol di Semifinal
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
5 Arti Gerakan Ekor Kucing yang Wajib Dipahami Pemilik
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
Trump Ancam Hujani Iran dengan 1.000 Rudal jika Ada Upaya Pembunuhan
Sabtu / 11-07-2026, 13:05 WIB
Dua Nama Deputi Hilang saat Konpers Polda Metro, Ini Penjelasan KPK
Sabtu / 11-07-2026, 13:05 WIB
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu: Baik atau Buruk?
Sabtu / 11-07-2026, 13:05 WIB
4 Sepeda Gunung Pacific Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan dengan Frame Alloy
Sabtu / 11-07-2026, 13:02 WIB
Tips Menata Kamar Tidur Sesuai Feng Shui agar Kualitas Tidur Lebih Baik
Sabtu / 11-07-2026, 13:02 WIB







