Arsenal menorehkan statistik unik sekaligus menyakitkan di Liga Champions musim ini. Meski tak terkalahkan dalam waktu normal, trofi juara tetap lepas.

Klub London Utara itu takluk dari Paris Saint-Germain melalui adu penalti di final. Laga di Puskas Arena, Sabtu (30/5), berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu.

>>> BMKG Prakirakan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Berawan Tebal, Suhu Capai 32 Derajat

Kegagalan di Babak Adu Penalti

Harapan Arsenal pupus setelah kalah 3-4 dalam tos-tosan. Dua eksekutor mereka gagal menjadi penentu.

Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menjalankan tugas. Tendangan mereka tidak mampu membobol gawang PSG.

Hasil ini sangat menyesakkan bagi pendukung The Gunners. Secara teknis, mereka tak pernah kalah dalam 90 menit sepanjang turnamen.

Rekor Sempurna yang Berakhir Tragis

Perjalanan Arsenal di kompetisi tertinggi Eropa musim ini sangat impresif. Di fase liga, mereka menyapu bersih delapan kemenangan tanpa imbang atau kalah.

Pencapaian itu membuat Arsenal menjadi tim pertama dengan rekor 100 persen kemenangan di format baru fase liga. Konsistensi berlanjut ke babak gugur.

>>> Persib Bandung Buka Suara Soal Sanksi FIFA 2026, Ini Penyebabnya

Berikut rangkuman perjalanan Arsenal menuju final:

  • Fase Liga: Delapan kemenangan dari delapan pertandingan.
  • Babak 16 Besar: Menyingkirkan Bayer Leverkusen dengan agregat satu kemenangan dan satu imbang.
  • Perempat Final: Mengalahkan Sporting dengan format sama.
  • Semi Final: Menumbangkan Atletico Madrid.
  • Final: Imbang 1-1 lawan PSG, kalah adu penalti.

Arsenal selalu meraih satu kemenangan dan satu imbang di setiap fase gugur. Itu menjaga rekor tak terkalahkan hingga final.

Menanti Gelar Eropa Selama Dua Dekade

Kekalahan ini menunda mimpi Arsenal mengangkat trofi Si Kuping Besar. Hasil di Puskas Arena mengulang luka 20 tahun silam.

Pada final 2006, Arsenal juga menjadi runner-up setelah kalah dari Barcelona. Saat itu mereka unggul lebih dulu sebelum dibalikkan.

>>> BMKG Prakirakan Cuaca Bandung Cerah Berawan Hari Ini Minggu 31 Mei 2026

Musim ini, Arsenal sukses menjadi juara Premier League setelah 22 tahun. Itu menjadi pelipur lara meski gagal di Eropa.