Persib Bandung menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar larangan registrasi pemain baru atau transfer ban yang dirilis FIFA.

Kabar ini mengejutkan publik karena tim Pangeran Biru baru saja meraih sukses di kompetisi domestik.

>>> BMKG Prakirakan Cuaca Bandung Cerah Berawan Hari Ini Minggu 31 Mei 2026

Berdasarkan informasi resmi di situs FIFA, hukuman mulai berlaku sejak 29 Mei 2024. Status sanksi tercatat sebagai "until lifted", artinya larangan akan terus berlaku hingga ada pencabutan resmi.

Penyebab Sanksi Transfer Ban

Manajemen Persib Bandung segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan duduk perkara. Mereka menegaskan sudah memantau perkembangan kasus ini sejak awal.

Pihak klub menjelaskan sanksi berakar dari satu permasalahan hukum yang spesifik. Persoalan tersebut terkait proses penyelesaian pemutusan kontrak mantan pemain, Daisuke Sato, pada tahun 2023.

Manajemen Persib menekankan kasus ini tidak berkaitan dengan penunggakan gaji pemain. Hal ini untuk menghindari spekulasi negatif yang menganggap klub mengabaikan hak-hak pemain.

Sebagai organisasi profesional, Persib menyatakan komitmen mematuhi seluruh regulasi sepak bola internasional. Penghormatan terhadap kontrak kerja merupakan prinsip dasar dalam mengelola klub.

Langkah Penyelesaian oleh Manajemen

Saat ini, manajemen Persib bergerak cepat untuk menuntaskan kewajiban yang diamanatkan dalam keputusan tersebut. Langkah ini mencakup penyelesaian poin-poin administratif yang menjadi syarat utama bagi FIFA.

Setelah seluruh kewajiban administratif dipenuhi, Persib akan segera mengajukan permohonan pencabutan sanksi. Proses ini dilakukan sesuai mekanisme resmi yang diatur FIFA.

Poin-poin penting klarifikasi resmi dari manajemen Persib Bandung:

>>> PSG Juara UCL 2026 Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti

  • Kasus bermula dari sengketa administrasi terminasi kontrak Daisuke Sato di tahun 2023.
  • Persib memastikan tidak ada isu penunggakan gaji pemain dalam perkara ini.
  • Proses penyelesaian kewajiban administratif saat ini sedang berlangsung secara intensif.
  • Klub menjamin stabilitas operasional dan persiapan tim tidak akan terganggu oleh sanksi ini.
  • Seluruh agenda strategis klub tetap berjalan sesuai rencana awal.