Harapan publik Inggris untuk menyapu bersih seluruh trofi kompetisi Eropa musim ini resmi kandas.

Arsenal harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) dalam partai final Liga Champions yang berlangsung dramatis.

>>> 5 Pemain Kunci PSG untuk Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions 2026

The Gunners gagal membawa pulang trofi Si Kuping Besar setelah dipaksa menyerah lewat drama adu penalti.

Pertandingan sengit tersebut berakhir imbang 1-1 selama 120 menit, sebelum akhirnya Arsenal kalah dengan skor 3-4 di babak tos-tosan.

PSG Pertahankan Gelar, Inggris Hanya Bawa Dua Trofi

Kemenangan PSG tidak hanya menghancurkan ambisi Arsenal, tetapi juga mengukuhkan dominasi klub asal Prancis tersebut.

Keberhasilan ini membuat PSG sukses mencatatkan sejarah dengan menjuarai Liga Champions selama dua musim berturut-turut.

Sebelum kekalahan Arsenal, dua trofi kompetisi Eropa lainnya sudah berhasil diamankan oleh klub-klub Premier League.

>>> Hasil PSG vs Arsenal 2026: Penalti Dembele Samakan Kedudukan 1-1

Aston Villa menjadi juara Liga Europa setelah mengalahkan Freiburg 3-0, sementara Crystal Palace menjuarai Conference League dengan kemenangan 1-0 atas Rayo Vallecano.

Kegagalan Arsenal di partai puncak ini menjadi satu-satunya penghalang Inggris untuk mendominasi total Benua Biru musim ini.

Sejak Conference League diperkenalkan pada musim 2021/2022, belum pernah ada satu negara pun yang mampu memenangkan tiga trofi Eropa sekaligus.

Meskipun gagal mencetak sejarah sapu bersih, kekuatan sepak bola Inggris masih sangat diperhitungkan di kancah internasional.

>>> Sinopsis Sekawan Limo 2: Perjuangan Keluar dari Jerat Tumbal Pesugihan

Untuk musim mendatang, Inggris dijadwalkan akan mengirimkan sembilan wakilnya guna bersaing kembali di berbagai level kompetisi Eropa.