Jalan kaki adalah olahraga murah dan mudah yang bisa dilakukan siapa saja. Namun, banyak orang bingung menentukan waktu paling efektif untuk melakukannya.

Sebuah studi klinis terbaru mengungkap kapan waktu terbaik jalan kaki agar hasilnya optimal.

>>> 10 Gejala Diabetes yang Muncul di Kulit, Jangan Anggap Sepele!

Pagi Hari: Terbaik untuk Metabolisme dan Mental

Bagi yang ingin menurunkan berat badan dan meningkatkan fokus, pagi hari sangat ideal. Paparan sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian tubuh.

Manfaat jalan kaki pagi antara lain meningkatkan suasana hati karena pelepasan endorfin dan serotonin. Berjalan kaki sebelum sarapan juga dapat membakar lemak lebih efektif.

Selain itu, aktivitas ini menjadi booster energi alami untuk memulai hari.

Sore Hari: Terbaik untuk Performa Fisik dan Otot

Jika fokus Anda adalah performa fisik dan menghindari cedera, sore hari antara pukul 14.00 hingga 18.00 adalah waktu yang direkomendasikan.

Pada waktu ini, suhu tubuh mencapai puncak sehingga otot lebih lentur dan kuat.

>>> "Glow of Peace" Hiasi Bundaran HI, Pemprov DKI Sambut Waisak 2570 BE

Berjalan kaki setelah jam kerja juga membantu melepas stres dan ketegangan mental.

Setelah Makan: Terbaik untuk Mengontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes atau yang ingin menjaga gula darah stabil, berjalan kaki 10-15 menit setelah makan sangat signifikan.

Aktivitas ini membantu otot menyerap glukosa, mencegah lonjakan gula darah.

Mana yang Harus Dipilih?

Studi menegaskan bahwa waktu terbaik adalah waktu yang paling konsisten Anda lakukan. Manfaat jalan kaki tidak instan, melainkan dari regulasi dan konsistensi harian.

>>> Turis Belanda De Jong Kagumi IKN: Kota Modern di Tengah Hutan

Para ahli menyarankan jalan kaki minimal 150 menit per minggu, atau sekitar 20-30 menit per hari, untuk menjaga kesehatan jantung dan umur panjang.