Tanda-Tanda Skinny Fat, Tubuh Kurus tapi Menyimpan Lemak Berbahaya
Memiliki tubuh kurus tidak selalu berarti sehat.
Ada kondisi yang disebut skinny fat, di mana seseorang tampak langsing tetapi memiliki kadar lemak tubuh tinggi dan massa otot rendah.
>>> Kim Soo-hyun Gugat YouTuber Rp 350 Miliar Akibat Hoax AI
Kondisi ini semakin sering ditemukan, terutama pada orang yang jarang berolahraga dan memiliki pola makan kurang sehat, demikian dikutip dari Medical News Today.
Ciri-ciri Skinny Fat
Menurut sebuah studi, orang dengan skinny fat menunjukkan beberapa tanda berikut:
- Kelebihan jaringan lemak di sekitar organ dalam
- Penumpukan lemak di jaringan yang biasanya tidak mengandung banyak lemak
- Peradangan jaringan lemak
- Perubahan profil inflamasi dan metabolik
- Penurunan massa otot rangka
- Kebugaran kardiorespirasi rendah, yaitu kemampuan menggunakan oksigen untuk bergerak atau berolahraga
Para peneliti juga menemukan bahwa orang dengan skinny fat bisa memiliki lebih banyak lemak tubuh daripada orang yang sehat secara metabolik dan kurus.
Cara termudah untuk mengukur obesitas sentral ini adalah dengan menghitung rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan, seperti dilaporkan studi tahun 2019.
Penyebab Skinny Fat
Sebuah tinjauan tahun 2022 melaporkan bahwa skinny fat disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan, termasuk:
- Kurangnya aktivitas fisik
- Pola makan tidak sehat
- Merokok
- Konsumsi alkohol
Peneliti yang mempelajari populasi Asia Selatan juga menyoroti potensi peran varian gen tertentu yang membuat individu rentan terhadap tipe tubuh ini.
Makanan Pemicu Skinny Fat
Mengonsumsi makanan tidak sehat dapat meningkatkan risiko skinny fat.
Studi cross-sectional tahun 2023 menemukan bahwa peserta dengan skinny fat lebih sering mengonsumsi makanan ultra-olahan (UPF) dan minuman dengan tambahan gula.
Contoh makanan ultra-olahan meliputi permen, roti kemasan produksi massal, margarin dan olesan lemak, nugget ayam dan sosis, serta pasta dan pizza siap saji.
Gaya hidup dan genetika seseorang memengaruhi risiko terkena skinny fat. Modifikasi pola makan dan gaya hidup dapat membantu mengatasi kondisi ini.
Update Terbaru
Prancis Pamerkan Kekuatan Militer dalam Parade Hari Bastille
Selasa / 14-07-2026, 17:49 WIB
Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Pansus Hak Angket DPRD, Ini Alasannya
Selasa / 14-07-2026, 17:49 WIB
Lalin Gatot Subroto ke Mampang Prapatan Dialihkan Akibat JPO Ditabrak Truk
Selasa / 14-07-2026, 17:49 WIB
Asisten Pelatih Timnas India Ryan ten Doeschate Minta Mundur
Selasa / 14-07-2026, 17:44 WIB
Perang Urat Saraf Prancis vs Spanyol Memanas Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 17:44 WIB
Detik-detik Serangan Perdana Drone Laut AS Hancurkan Pangkalan AL Iran
Selasa / 14-07-2026, 17:43 WIB
Kasus Nolan Wells: Sheriff Pastikan Investigasi Tidak Akan Terburu-buru
Selasa / 14-07-2026, 17:43 WIB
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez dengan Banderol Rp2,9 Triliun
Selasa / 14-07-2026, 17:42 WIB
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
Selasa / 14-07-2026, 17:42 WIB
Smelter Manyar Freeport, Bukti Nyata Hilirisasi Tembaga Nasional
Selasa / 14-07-2026, 17:42 WIB
Pendaftaran Magang Nasional Tahap II Dibuka Rabu Besok, Gaji UMP
Selasa / 14-07-2026, 17:42 WIB
Persija Resmi Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka
Selasa / 14-07-2026, 17:42 WIB
Tembaga Freeport Jadi Komoditas Andalan di Era Kendaraan Listrik
Selasa / 14-07-2026, 17:42 WIB
FBI Tawarkan Hadiah Rp240 Juta untuk Kasus Bayi Tewas di Festival Electric Forest
Selasa / 14-07-2026, 17:39 WIB







