"Sad day: another brother gone," ucap McCarty dalam pesan video di YouTube.

>>> 6 Pembalap Indonesia Berlaga di WSBK Aragon dan MotoGP Italia Akhir Pekan Ini

McCarty menegaskan bahwa kepribadian Lemieux di luar lapangan sangat berbeda dengan karakternya yang agresif saat bertanding.

Ia mengingatkan pentingnya mencari bantuan bagi siapa saja yang mengalami kesulitan kesehatan mental.

"If you're struggling out there, no matter what, just reach out for some help. It can never be that bad.

It's a sad day, no matter what. Rest in peace, Claude," kata McCarty.

Karier Gemilang

Sepanjang karier dari 1983 hingga 2009, Lemieux memainkan 1.449 pertandingan musim reguler dan playoff bersama enam tim berbeda.

Ia memenangkan Conn Smythe Trophy sebagai MVP playoff pada 1995 bersama New Jersey Devils. Lemieux juga meraih empat gelar Stanley Cup.

Setelah pensiun, ia aktif sebagai agen pemain yang mewakili belasan klien di NHL, termasuk Frederik Andersen, Timo Meier, Moritz Seider, dan Hampus Lindholm.

Kenangan Terakhir

Pada acara peringatan 30 tahun kemenangan Stanley Cup Colorado Avalanche pada Desember lalu, Lemieux sempat merefleksikan arti sebuah kemenangan.

"When it's happening, when you're in the middle of it, you don't quite appreciate it as much as you should," katanya.

Dalam acara tersebut, anak-anak dari mendiang mantan rekan setimnya, Chris Simon yang meninggal pada 2024 di usia 52 tahun, turut hadir.

"It's very difficult, and especially with Chris passing at such a young age," ujar Lemieux saat itu.

Ia juga mengingatkan rekan-rekannya untuk selalu bersyukur atas hari-hari yang mereka miliki.

>>> San Antonio Spurs Paksa Oklahoma City Thunder Mainkan Gim Ketujuh

"We have to count our blessings — be grateful for the days that we have and enjoy and appreciate those times when we get together," tuturnya.