Universidad Catolica memastikan diri lolos ke babak 16 besar Copa Libertadores 2026 sekaligus menyingkirkan tuan rumah Boca Juniors.

Kemenangan 0-1 di Stadion La Bombonera pada Kamis malam, 28 Mei 2026, menjadi penentu.

>>> América de Cali Tersingkir dari Copa Sudamericana Usai Imbang 0-0

Hasil minor tersebut menjadi catatan kelam bagi tim raksasa Argentina. Boca Juniors harus menyudahi langkah mereka di fase grup untuk pertama kalinya dalam 32 tahun terakhir.

Kekalahan dari Universidad Catolica memperpanjang tren negatif Los Xeneizes saat melakoni laga-laga krusial di kandang sendiri.

La Bombonera yang selama ini dikenal sebagai benteng pertahanan yang sulit ditaklukkan kini mulai goyah.

Berdasarkan data yang dihimpun El Grafico, skuad yang bermarkas di La Bombonera ini telah mengalami serangkaian hasil buruk di hadapan pendukungnya sendiri.

Hal itu terjadi dalam berbagai kompetisi domestik maupun kontinental sejak tahun 2025.

Puncak dari rentetan kegagalan di laga penentu tersebut memicu reaksi langsung dari jajaran manajemen klub.

Sesaat setelah pertandingan pamungkas Grup D itu berakhir, Presiden Boca Juniors Juan Roman Riquelme langsung mendatangi ruang ganti pemain.

Ia berbicara dengan tim pelatih serta para penggawa Los Xeneizes.

Gelandang Boca Juniors, Leandro Paredes, menjadi satu-satunya perwakilan pemain yang memberikan keterangan kepada awak media setelah pertemuan tertutup tersebut selesai dilakukan.

"Siempre hablamos," kata Leandro Paredes.

Di kubu tim tamu, keberhasilan mengamankan poin penuh di markas lawan tidak hanya meloloskan Universidad Catolica sebagai juara grup.

Mereka juga menjaga rekor sempurna berupa tiga kemenangan tandang selama fase grup.

Pelatih Universidad Catolica, Daniel Garnero, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya. Timnya mampu bangkit setelah sempat menelan kekalahan dari Boca Juniors di pertandingan pembuka.