Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatat rekor terburuk pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026.

Berdasarkan data pasar spot Bloomberg hingga pukul 09.18 WIB, mata uang Garuda melemah 57 poin atau 0,32 persen ke level Rp 17.870 per dolar AS.

>>> Daftar Harga BBM Pertamina dan Swasta 28 Mei 2026

Sebelumnya, rupiah sempat dibuka di kisaran Rp 17.858 per dolar AS.

Pelemahan ini menjadi catatan terendah sepanjang sejarah moneter Indonesia, dipicu tekanan ekonomi dan situasi geopolitik global.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) justru menguat 0,14 persen ke posisi 99,34.

Respons Perbankan dan Kurs di Bank Besar

Depresiasi rupiah di pasar spot langsung direspons oleh perbankan tanah air. Sejumlah bank besar menyesuaikan harga jual dan beli dolar AS pada hari yang sama.

Berikut nilai tukar dolar AS di beberapa bank utama per 28 Mei 2026:

  • Mandiri (Special Rate): beli Rp 17.740, jual Rp 17.770 per dolar AS.
  • Mandiri (TT Counter/Bank Notes): beli Rp 17.535, jual Rp 17.835 per dolar AS.

Rekam Jejak Fluktuasi Rupiah

Fluktuasi yang menyeret rupiah ke rentang Rp 17.750 hingga Rp 17.850 per dolar AS saat ini memecahkan rekor terendah baru.

>>> Pertamina Trans Kontinental Pastikan Distribusi Energi Lancar Selama Iduladha

Pada era awal pemberlakuan mata uang sendiri, otoritas moneter menetapkan kurs resmi Rp 3,80 per dolar AS.

Guncangan politik dan ekonomi pada 1998 membuat rupiah yang semula di kisaran Rp 2.500-an pada 1997 melemah hingga menembus Rp 15.000–Rp 16.000 per dolar AS di akhir 1998.

Memasuki milenium baru, rupiah berangsur stabil di rentang Rp 8.500–Rp 12.000 per dolar AS, bahkan sempat di bawah Rp 8.500 pada Agustus 2011.

Pada periode 2013–2019, rupiah terdepresiasi ke area Rp 13.000–Rp 14.000 per dolar AS akibat normalisasi stimulus global dan pengetatan kebijakan The Fed.

Saat pandemi COVID-19 pada 2020, krisis kesehatan global memicu kepanikan pasar sehingga aliran modal asing keluar masif dan melempar rupiah ke posisi Rp 16.550 per dolar AS.

Pertahanan rupiah kembali diuji oleh hantaman geopolitik global.

>>> Umat Buddha Rayakan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur Mei 2026

Setelah sempat mencetak rekor penutupan terlemah di Rp 16.935 pada awal 2026, benteng rupiah jebol hingga mencatatkan rekor baru di kisaran Rp 17.700–Rp 17.800 per dolar AS pada Mei 2026.