>>> Calvin Dores Alami Serangan Jantung Akibat Kelelahan dan Stres Berat

Selain aspek sosial, organisasi ini juga melanjutkan tradisi berkurban yang memperhatikan kelestarian alam. Seluruh jajaran diinstruksikan melakukan penyembelihan secara bersih, sehat, serta menekan dampak buruk terhadap lingkungan.

Langkah nyata dilakukan dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai dalam membagikan daging. Wadah alternatif yang ramah lingkungan atau plastik daur ulang menjadi pilihan utama yang disosialisasikan kepada warga.

"Pelaksanaan kurban harus memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kami menginstruksikan seluruh warga LDII agar mulai menggunakan plastik daur ulang atau wadah yang lebih ramah lingkungan dalam distribusi daging kurban.

Semangat ibadah kurban juga harus sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan," kata Dody.

Standar kebersihan lokasi, jaminan kesehatan hewan kurban, hingga pengelolaan limbah hasil penyembelihan turut menjadi perhatian serius.

"Kurban yang baik harus sah secara syariat, berikutnya juga harus higienis, tertib, dan memperhatikan kesehatan masyarakat.

Limbah hasil penyembelihan perlu dikelola dengan benar agar tidak menimbulkan pencemaran maupun gangguan lingkungan," kata Dody.

>>> 8 Tantangan Tebak Gambar untuk Menguji Kecepatan Berpikir dan IQ

Melalui langkah ini, perayaan Idul Adha diharapkan mampu membangun budaya gotong royong sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis yang berkelanjutan.