Mendikdasmen Dorong Pemerataan Akses Pendidikan di Papua Barat Daya

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan akses pendidikan layak bagi anak-anak di daerah terpencil. Langkah nyata dilakukan melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026.
Salah satu sasaran program ini adalah Pulau Arar di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
>>> Elon Musk Disorot Atas Rencana Merger Besar SpaceX dan Tesla
Perhatian khusus diberikan pada sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang mengalami kerusakan fisik berat.
Lima Model Layanan Pendidikan
Kebijakan ini diperkuat dengan lima model layanan pendidikan. Meliputi pendidikan jarak jauh, sekolah satu atap, sekolah terbuka, pendidikan kesetaraan, serta kursus pelatihan.
Abdul Mu'ti menegaskan tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan karena kesulitan ekonomi, kemampuan intelektual, keterbatasan fisik, atau berada di daerah terpencil.
"Ini adalah amanat yang sungguh-sungguh kami tunaikan semaksimal mungkin," ujarnya.
Pemerintah terus memperkuat model layanan yang adaptif dengan kondisi geografis. Tujuannya membangkitkan semangat belajar demi mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045.
Apresiasi dari Otoritas Pendidikan Setempat
Kunjungan kerja Mendikdasmen ke wilayah kepulauan ini mendapat apresiasi besar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, menyebut ini pertama kali menteri bisa sampai di Pulau Arar.
>>> Pvlette Rilis Album Semakin Buram dan Percuma, Eksplorasi Nu Gaze
Adolof menjelaskan Papua Barat Daya memiliki sekitar 160 ribu peserta didik, lebih dari 1.200 sekolah, dan sekitar 10 ribu guru yang tersebar di lebih dari 900 kampung.
Kondisi ini menuntut komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah.
Dampak Positif bagi Siswa
Manfaat perbaikan fasilitas dirasakan langsung oleh siswa. Meske Salomina Sosir, murid SMA Unimuda Pulau Arar, mengungkapkan kegembiraannya.
"Pembangunan sudah selesai satu bulan lalu. Kelasnya sudah dimanfaatkan, sudah bisa belajar.
Perasaannya sangat gembira," katanya.
Ruang kelas yang kini nyaman berhasil memotivasi siswa untuk aktif datang dan mengikuti pembelajaran setiap hari.
Meske berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti atas perhatian yang diberikan.
>>> Kemen PPPA Perkuat Edukasi Cegah Anak Terpapar Radikalisme Digital
Selain jenjang sekolah menengah, program revitalisasi di Kabupaten Sorong juga menyasar SD Inpres 27. Pembangunan meliputi toilet, ruang UKS, hingga rumah dinas guru.
Update Terbaru
Mendes Tegaskan Tak Akan Tutup Alfamart dan Indomaret, Hanya Hentikan Izin Ekspansi Baru
Kamis / 28-05-2026, 16:03 WIB
MUI Sebut Kurban 1.098 Sapi dari APBN yang Disalurkan Presiden Prabowo Tetap Sah
Kamis / 28-05-2026, 15:58 WIB
Apakah 29 Mei 2026 Termasuk Libur Cuti Bersama? Ini Ketentuan Resminya
Kamis / 28-05-2026, 15:56 WIB
Rekomendasi HP Mid-Range untuk TikTok dengan Kamera Stabil dan Editing Lancar
Kamis / 28-05-2026, 15:52 WIB
Profil Luke Thomas Mahony, Karyawan Pertama PT DSI yang Kini Pimpin BUMN Ekspor Baru
Kamis / 28-05-2026, 15:48 WIB
Profil 7 Cast Sekawan Limo 2 Gunung Klawih, Joshua Suherman hingga Firza Valaza Masuk Teror Dunia Demit
Kamis / 28-05-2026, 15:27 WIB
4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda Camping di Temanggung
Kamis / 28-05-2026, 15:02 WIB
Baca Preview Sore Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Akhir Penentuan! Konflik Mulai Terbaca
Kamis / 28-05-2026, 15:00 WIB
Baca Preview Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Siap-Siap Panas! Ceritanya Mulai Terasa
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Virgoun Minta Maaf ke Mantan Suami Lindi Terkait Ucapan Eva Manurung
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Natalia Vodianova Hamil Anak Keenam di Usia 44 Tahun
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Rp100 Miliar dari APBN
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB






