Kemen PPPA Perkuat Edukasi Cegah Anak Terpapar Radikalisme Digital
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memperkuat strategi pencegahan dan edukasi untuk menangani penyebaran paham radikal pada anak melalui media sosial dan game online.
Langkah ini merespons data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mencatat sekitar 112 siswa berusia rata-rata 13 tahun di 26 provinsi telah terpapar radikalisme.
>>> Victorinox Buka Experience Hub Kedua di Mall Kota Kasablanka
Penyebaran Radikalisme di Ruang Digital
Penyebaran materi radikal di ruang digital memanfaatkan platform media sosial, aplikasi video, serta fitur obrolan pribadi di dalam game online.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu, menjelaskan bahwa metode penyebaran paham radikal kini memanfaatkan sisi psikologis anak dan kecanggihan teknologi informasi.
"Fenomena radikalisme, ekstremisme berbasis kekerasan, dan propaganda intoleransi di ruang digital menjadi ancaman serius bagi anak," kata Titi Eko Rahayu.
Konten radikal masuk melalui pendekatan emosional, komunitas digital tertutup, hingga kemampuan memanfaatkan algoritma media sosial yang memperluas paparan terhadap anak.
Paparan tersebut membuat anak-anak rentan terhadap ujaran kebencian serta ajakan kekerasan. Upaya pencegahan tidak bisa bertumpu pada pemblokiran konten digital semata.
"Orang tua dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam membangun ruang aman bagi anak.
Edukasi kepada keluarga mengenai pola pengawasan dan komunikasi yang sehat di ruang digital perlu terus diperkuat," ungkap Titi Eko Rahayu.
>>> Nyeri Selangkangan pada Ibu Hamil Trimester Akhir: Penyebab dan Cara Mengatasi
Penguatan Ketahanan Keluarga
Kemen PPPA telah menjalankan program sosialisasi, advokasi, hingga pelatihan deteksi dini paham radikal bagi elemen pendidikan dan keluarga.
Saat ini kementerian tengah menyusun ulang materi edukasi yang disesuaikan dengan pola interaksi anak di dunia maya.
Update Terbaru
4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda Camping di Temanggung
Kamis / 28-05-2026, 15:02 WIB
Baca Preview Sore Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Akhir Penentuan! Konflik Mulai Terbaca
Kamis / 28-05-2026, 15:00 WIB
Baca Preview Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Siap-Siap Panas! Ceritanya Mulai Terasa
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Virgoun Minta Maaf ke Mantan Suami Lindi Terkait Ucapan Eva Manurung
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Natalia Vodianova Hamil Anak Keenam di Usia 44 Tahun
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Rp100 Miliar dari APBN
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Taylor Swift Hadiahi Gitar Bertanda Tangan untuk Penggemar Cilik
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Platense Kalahkan Corinthians 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Copa Libertadores
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Bolivar Gagal ke Babak Gugur Copa Libertadores Usai Takluk dari Independiente
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Dodgers Hadapi Rockies di Laga Penutup Seri Dodger Stadium
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Semar Nusantara 28 Mei 2026 Bergerak
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Pasar Modal dan Rupiah Tertekan Sejak Awal 2026, Defisit APBN Jadi Sorotan
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Mendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan di Wilayah Terpencil Sorong
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB






