Rasa ngilu di area selangkangan menjadi keluhan yang sangat sering muncul ketika usia kehamilan semakin tua. Kondisi ini dikenal sebagai nyeri cincin panggul atau nyeri rongga panggul.

Efek nyeri yang dirasakan para ibu hamil bisa bervariasi. Mulai dari linu yang datang mendadak hingga rasa sakit yang bertahan lama.

>>> Jadwal Maintenance FC Mobile Update The World's Game 28 Mei 2026

Ketidaknyamanan tersebut muncul karena otot dan tulang sedang meregang untuk mempersiapkan ruang bagi pertumbuhan janin. Kondisi ini biasanya mulai terasa pada pertengahan masa kehamilan.

Hal itu terjadi saat ligamen bulat di area panggul meregang mengikuti perkembangan ukuran bayi. Rasa sakit dapat dipicu oleh aktivitas berdiri yang terlalu lama atau pergerakan yang berlebihan.

Seiring bertambahnya usia kandungan, tekanan dari kepala bayi pada tulang kemaluan turut membuat area selangkangan terasa semakin nyeri.

Pada beberapa kasus, ketidaknyamanan juga menjalar hingga ke sekitar perut dan pusar.

Sebagian ibu hamil bahkan mengalami perubahan warna kulit menjadi lebih pucat di area pusar. Baik disertai rasa nyeri maupun tidak.

Cara Meredakan Nyeri Selangkangan

Saat rasa linu mulai menyerang, beristirahat secara cukup dapat membantu mengurangi tekanan berat pada panggul.

Ibu hamil bisa mencoba mengangkat kaki menggunakan topangan bantal atau sandaran kaki agar posisi tubuh menjadi lebih rileks.

Apabila rasa sakit muncul di tengah aktivitas atau waktu kerja, duduk dan beristirahat sejenak terbukti efektif meredakan ketegangan.

Mengubah posisi tubuh secara berkala juga disarankan untuk meminimalkan tekanan di area bawah perut.

>>> Harga Emas Pegadaian 28 Mei 2026 Turun Serentak, Antam dan UBS Melemah

Langkah penanganan lain yang bisa diterapkan adalah menggunakan ikat penopang perut khusus ibu hamil.