Pencapaian ini sekaligus menjawab keraguan publik serta mendapatkan apresiasi khusus dari mantan penyerang legendaris Prancis, Thierry Henry, yang memuji karakter juang sang pemain.

"Ini berarti banyak hal," aku Mateta.

Ia merasa impian masa kecilnya menjadi kenyataan setelah melewati periode sulit pasca-kegagalan transfer ke kompetisi tertinggi Italia.

"Saya tidak punya kata-kata. Ini adalah mimpi.

Semua orang bermimpi bermain di Piala Dunia dan mereka memanggil saya. I hope we go there to win," tutur Mateta.

Mateta pun menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan performa terbaiknya dan enggan bersikap jemawa menjelang keberangkatan ke putaran final Piala Dunia.

"Saya sangat bangga. Setelah semua hal ini, saya mendapat panggilan untuk Prancis – tim nasional terbaik di dunia.

Ini sangat berarti bagi saya. Saya tidak akan berhenti bekerja keras," ucap Mateta.

Di sisi lain, jurnalis olahraga Nicolo Schira mengungkapkan lewat SempreMilan bahwa AC Milan sebenarnya masih menempatkan nama Mateta sebagai salah satu buruan utama untuk mengisi lini serang pada musim panas.

"Milan masih tertarik pada striker Crystal Palace Jean-Philippe Mateta, yang tinggal selangkah lagi menandatangani kontrak dengan Milan selama jendela transfer musim dingin.

Pemain Prancis itu tampaknya siap meninggalkan CPFC setelah Piala Dunia dan Rossoneri berada di jendela tersebut," kata Nicolo Schira.

Namun, upaya pendekatan kembali dari pihak Rossoneri diperkirakan bakal menemui hambatan menyusul adanya perubahan di kursi manajemen setelah kepergian pelatih Massimiliano Allegri.

>>> Timnas Indonesia U19 Kurban Sapi Limosin 800 Kg di Sleman Jelang Piala AFF

Sementara itu, Nottingham Forest juga dilaporkan ikut memantau situasi sang pemain.