Penyerang Crystal Palace Jean-Philippe Mateta mengisyaratkan bakal meninggalkan klub Liga Inggris tersebut pada bursa transfer musim panas.

Rencana kepindahannya ke AC Milan senilai 30 juta poundsterling batal akibat gagal tes medis.

>>> Timnas India Tantang Jamaika di Laga Pembuka Unity Cup London

Kegagalan tersebut dipicu oleh kondisi lutut sang penyerang Prancis yang dinilai tidak meyakinkan pada hari terakhir bursa transfer musim dingin lalu.

Jurnalis Italia Gianluca Di Marzio melalui Sky Sport Italia mengungkap bahwa pembatalan ini memicu kebingungan dan gesekan internal di manajemen Rossoneri.

Awalnya direktur olahraga AC Milan Igli Tare diinformasikan bahwa klub tidak memiliki dana sehingga mendatangkan Niclas Fullkrug sebagai pinjaman dari West Ham United.

Namun, menjelang penutupan bursa transfer, mendadak tersedia dana 35 juta euro untuk mengejar Mateta tanpa koordinasi yang jelas dengan staf pelatih.

Meskipun proses kepindahannya ke Serie A Italia batal, Mateta memilih fokus memulihkan kondisi fisiknya.

Ia berhasil membawa Crystal Palace menembus babak final Conference League melawan Rayo Vallecano pada Rabu, 27 Mei 2026.

"It wasn't easy. It was a lot of work.

I worked with some beautiful people who helped me. You just have to believe in yourself," kata Mateta seperti dilaporkan London Evening Standard.

Pemain berusia 28 tahun itu sempat mempertimbangkan tindakan operasi besar pada lututnya sebelum akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur pemulihan alternatif tanpa pembedahan.

Mateta menambahkan bahwa proses pemulihan tanpa operasi tersebut menuntut kerja keras yang luar biasa di tengah ketatnya persaingan lini depan bersama striker baru Jorgen Strand Larsen.

"Itu adalah banyak pekerjaan. Saya bekerja dengan beberapa orang cantik yang membantu saya.