Audi R8 yang pensiun pada 2024 mungkin akan kembali. CEO Audi, Gernot Döllner, memberi kode keras bahwa generasi ketiga supercar andalan mereka sedang dalam pengembangan.

Dalam wawancara dengan jurnalis di peluncuran Audi RS5 terbaru di Austria, Döllner ditanya soal masa depan mesin V8 di Audi.

>>> Uji Coba Lexus ES 2026 Hybrid dan EV: Satu Versi Jelas Lebih Unggul

Ia mengaku sebagai penggemar V8.

Pertanyaan kemudian mengarah pada kemungkinan Audi R8 baru yang berbagi basis dengan Lamborghini Temerario. Döllner menjawab, “Ide bagus,” sambil tertawa, mengisyaratkan pekerjaan mungkin sudah dimulai.

Ia juga memuji powertrain Lamborghini Temerario. “Mesin V8 yang hebat di Temerario.

10.000 rpm, mesin yang benar-benar luar biasa,” ujarnya.

>>> Ferrari Luce Dikritik Mantan CEO: Terlalu Jelek, China Pun Tak Akan Meniru

Döllner menambahkan bahwa Grup Volkswagen memiliki peluang untuk menggabungkan berbagai solusi teknis. Ia mencontohkan Concept C yang dibangun di atas platform Porsche namun tetap berkarakter Audi.

Pernyataan ini konsisten dengan laporan sebelumnya tentang kembalinya R8 di puncak jajaran Audi Sport, menggantikan V10 naturally aspirated dengan V8 plug-in hybrid.

Generasi pertama Audi R8 yang mulai diproduksi 2006 terkait erat dengan Lamborghini Gallardo. Generasi kedua pada 2015 merupakan saudara Huracan.

Produksi berakhir 2024 tanpa penerus, meski Lamborghini meluncurkan Temerario di tahun yang sama.

>>> BYD Perluas Jajaran Shark 6 di Australia dengan Varian 2.0L Turbo dan Cab Chassis

Kini, generasi ketiga R8 bisa menjadi kenyataan dalam beberapa tahun mendatang, membawa Audi kembali ke segmen supercar.