Ferrari Luce Dikritik Mantan CEO: Terlalu Jelek, China Pun Tak Akan Meniru

Mantan Chairman dan CEO Ferrari, Luca di Montezemolo, melontarkan kritik pedas terhadap Ferrari Luce, mobil listrik perdana pabrikan asal Italia itu.
Dalam wawancara dengan media Italia Askanews, di Montezemolo menyebut Luce sebagai Ferrari yang terlalu jelek bahkan China pun tidak akan repot-repot menirunya.
>>> BYD Perluas Jajaran Shark 6 di Australia dengan Varian 2.0L Turbo dan Cab Chassis
“Jika saya harus mengatakan apa yang sebenarnya saya pikirkan, saya akan menyakiti Ferrari,” ujar di Montezemolo.
“Kami mempertaruhkan kehancuran sebuah legenda, dan saya sangat menyesal tentang itu. Saya berharap mereka setidaknya melepas Kuda Jingkrak dari mobil itu.
Ini pasti mobil yang setidaknya China tidak akan meniru dari kami,” tambahnya.
Pernyataan itu diduga sebagai sindiran terhadap Xiaomi yang meluncurkan SUV YU7 tahun lalu dengan desain mirip Ferrari Purosangue.
Kritik dari Petinggi Negara
Tak hanya di Montezemolo, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perhubungan Italia, Matteo Salvini, juga mengungkapkan kekecewaannya di media sosial X.
“Itu tidak terlihat seperti Ferrari sama sekali,” tulis Salvini. “Apakah ini yang disebut 'inovasi'?
>>> Mantan Bos Ferrari: Bahkan China Tak Akan Berani Meniru Luce
Siapa yang tahu apa yang akan dikatakan Enzo Ferrari.”
Salvini juga menyoroti harga Ferrari Luce yang mencapai 550 ribu euro atau sekitar Rp 9,6 miliar.
Kritik keras itu muncul tak lama setelah Ferrari memperkenalkan Luce secara resmi. Dampaknya langsung terasa di pasar saham.
Saham Ferrari turun 8,4 persen di Italia dan 5,1 persen di Amerika Serikat setelah peluncuran.
Ferrari sebelumnya menyatakan bahwa Luce dirancang untuk menarik generasi baru pembeli kaya, terutama mereka yang peduli lingkungan.
Namun, respons negatif terhadap desain eksteriornya membuat target tersebut dipertanyakan.
>>> Porsche Siap PHK dan Kurangi Produksi demi Selamatkan Margin
Desainer iPhone Jony Ive yang terlibat dalam proyek ini justru mendapat pujian untuk kabin yang mengandalkan tombol fisik.
Update Terbaru
Kenali Sembilan Gejala Kanker Serviks yang Sering Diabaikan Wanita
Kamis / 28-05-2026, 03:09 WIB
13 Restoran All You Can Eat Murah di Bogor, Mulai Rp20 Ribu
Kamis / 28-05-2026, 03:09 WIB
Budaya Latihan Bersama Jadi Kunci Lahirnya Pembalap Motor Potensial di Yogyakarta
Kamis / 28-05-2026, 03:09 WIB
PT Len Industri Rombak Susunan Direksi dan Dewan Komisaris
Kamis / 28-05-2026, 03:09 WIB
ISS Bocor Lagi, Modul Rusia Alami Penurunan Tekanan Udara
Kamis / 28-05-2026, 03:09 WIB
Cara Efektif Membersihkan Noda Darah Hewan Kurban di Baju
Kamis / 28-05-2026, 03:08 WIB
Akun Instagram Jungkook BTS Ditangguhkan, Ini Penyebabnya
Kamis / 28-05-2026, 03:08 WIB
Peremajaan Masjid dan Mushola di Berbagai Daerah Tingkatkan Kenyamanan Jamaah
Kamis / 28-05-2026, 03:08 WIB
Dokter Eddy Widjaja Ungkap Kesalahan Umum Pemakaian Sunscreen
Kamis / 28-05-2026, 03:08 WIB
Prabowo Temui Macron di Paris, Bahas Kerja Sama Strategis
Kamis / 28-05-2026, 03:08 WIB
OPPO Resmi Luncurkan Find X9 Ultra dan Find X9s dengan Kamera Hasselblad di Indonesia
Kamis / 28-05-2026, 03:04 WIB
Restu Pratiwi Jadi Desainer RI Pertama di Caspian Fashion Week Rusia
Kamis / 28-05-2026, 03:04 WIB
Mengenal Kue Kontol Kejepit, Kuliner Legendaris Khas Bantul Yogyakarta
Kamis / 28-05-2026, 03:04 WIB
Como 1907 Cetak Sejarah Lolos ke UEFA Champions League
Kamis / 28-05-2026, 03:04 WIB






