Luca di Montezemolo, mantan bos Ferrari, melontarkan kritik pedas terhadap Ferrari Luce, SUV listrik perdana pabrikan asal Italia itu.

Menurutnya, Luce adalah mobil yang bahkan China pun tidak akan berani meniru. Pernyataan ini disampaikan tak lama setelah Ferrari memperkenalkan Luce ke publik.

>>> Porsche Siap PHK dan Kurangi Produksi demi Selamatkan Margin

Kritik Pedas dari Mantan Bos

Dalam wawancara dengan media Italia Askanews, di Montezemolo mengatakan bahwa Luce seharusnya tidak menggunakan logo kuda jingkrak. Ia khawatir mobil ini justru akan menghancurkan reputasi Ferrari.

“Jika saya harus mengatakan apa yang sebenarnya saya pikirkan, saya akan menyakiti Ferrari,” ujarnya. “Kami berisiko menghancurkan legenda, dan saya sangat menyesal.

Saya harap mereka setidaknya melepas kuda jingkrak dari mobil itu. Ini pasti mobil yang setidaknya orang China tidak akan meniru dari kami.”

Pernyataan terakhir itu diduga sebagai sindiran terhadap Xiaomi, yang tahun lalu meluncurkan SUV YU7 dengan desain yang mirip Ferrari Purosangue.

Reaksi Negatif dari Pasar dan Pemerintah

Kritik juga datang dari Wakil Perdana Menteri Italia sekaligus Menteri Transportasi, Matteo Salvini. Melalui akun X-nya, ia menulis, “Ini tidak terlihat seperti Ferrari.

Apakah ini yang disebut 'inovasi'? Siapa tahu apa yang akan dikatakan Enzo Ferrari.”

>>> PT Mobil Anak Bangsa Rakit Mobil Listrik Mikro Solarky Sun V Berpanel Surya

Tak hanya itu, respons pasar pun negatif.

Saham Ferrari langsung turun 8,4 persen di Italia dan 5,1 persen di AS setelah Luce diperkenalkan.

Ferrari sebelumnya menyatakan bahwa Luce dirancang untuk menarik generasi baru pembeli kaya, terutama mereka yang peduli lingkungan.

Namun, apakah mobil ini akan berhasil meraih target tersebut masih harus dilihat.

Desain eksterior Luce yang kontroversial mendapat sorotan tajam, meskipun interiornya dipuji karena menggunakan tombol fisik, bukan kontrol sentuh yang berlebihan.

>>> Hati-hati, Meniru Adegan Mobil di Film Action Bisa Rusak Transmisi

Interior tersebut dirancang oleh LoveFrom, biro desain yang dipimpin oleh desainer iPhone, Jony Ive.