PT Bank CIMB Niaga Tbk menyiapkan anggaran belanja modal khusus digital lebih dari Rp1 triliun pada 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat layanan perbankan digital.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengatakan alokasi dana tersebut merupakan komitmen tahunan perseroan. Kebutuhan operasional dan pemutakhiran sistem menjadi fokus utama.

>>> Pilot Perempuan Indonesia Ukir Sejarah Terbangkan Pesawat Kepresidenan RI

"Budget capex IT kami konsisten secara tahunan di sekitar angka Rp1 triliun," ujar Lani saat dihubungi pekan lalu.

Dana belanja modal akan digunakan untuk memperkuat jaringan server data. Selain itu, peningkatan sistem keamanan siber dan pembaruan layanan digital juga menjadi prioritas.

Investasi ini juga diarahkan untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Hal ini sejalan dengan meningkatnya transaksi digital nasabah.

>>> Aurelia, Siswi SMA Santa Ursula, Borong Penghargaan di Kompetisi Internasional Bangkok

Hingga kuartal pertama 2026, sebanyak 90,6 persen transaksi keuangan nasabah sudah dilakukan melalui kanal digital.

Volume penggunaan aplikasi OCTO juga melonjak 29 persen secara tahunan pada periode yang sama.

>>> VIDA Ingatkan Modus Penipuan Canggih Bayangi Tren Kurban Online

Melalui aplikasi OCTO, nasabah dapat mengakses layanan investasi, transaksi portofolio, hingga pembukaan rekening valuta asing.