Dunia penerbangan nasional mencatat pencapaian baru yang bersejarah. Sejumlah penerbang perempuan kini mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengoperasikan pesawat kepresidenan Republik Indonesia.

Mereka bertugas untuk agenda domestik maupun kunjungan kenegaraan lintas negara. Salah satu sosok yang menarik perhatian adalah Captain Tania Citra.

>>> Polres Pekalongan Kota Tangkap Pimpinan Ponpes Terkait Kasus Asusila

Ia adalah pilot perempuan pertama dari Garuda Indonesia yang menerbangkan Presiden RI dengan pesawat Boeing 777.

Informasi ini diungkap oleh pengamat aviasi Dirga Yuza Setiawan pada 26 Mei 2026.

Captain Tania Citra sebelumnya menorehkan rekor sebagai penerbang perempuan Boeing 777 termuda di dunia saat berusia 29 tahun.

Kini di usia 31 tahun, ia menjadi instruktur perempuan termuda di dunia untuk tipe pesawat yang sama.

Ia juga mengemban tugas mengawal penerbangan jarak jauh internasional kepresidenan. Lini armada kepresidenan juga diperkuat oleh penerbang dari TNI Angkatan Udara.

Captain Ajeng Mahessa dari Skadron Udara 17 dipercaya mengomandoi pesawat Boeing 737 kepresidenan. Ia melayani rute domestik serta kawasan regional Asia Tenggara.

Pada usia 30 tahun, Captain Ajeng Mahessa menyandang predikat sebagai pilot Boeing 737 kepresidenan termuda di dunia. Kehadirannya mempertegas peran strategis perempuan dalam misi penerbangan VVIP nasional.

>>> 5 Pemain Muda yang Diprediksi Jadi Bintang di Piala Dunia 2026

Misi krusial ke wilayah pelosok tanah air dipercayakan kepada Captain Yustikasari Diana Putri dari Skadron Udara 2.

Ia mengoperasikan pesawat jenis CN untuk menjangkau daerah terpencil dan pulau kecil.

Ia juga terlibat dalam berbagai operasi kemanusiaan di landasan pacu yang terbatas. Logistik dan perlengkapan kepresidenan turut didukung oleh Captain Gini Setya Rahayu dari Skadron Udara 31.

Penerbang berusia 24 tahun ini bertanggung jawab mengoperasikan pesawat angkut berat C-130 Hercules.

Kepercayaan tinggi terhadap para penerbang perempuan ini dipandang sebagai refleksi kesetaraan gender di industri penerbangan Indonesia.

Tonggak sejarah awal telah diletakkan oleh Lettu Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti. Ia menjadi perempuan pertama pembuka jalan di armada VIP VVIP Kepresidenan RI.

>>> PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Bagikan Dividen Final Rp170 per Saham

Operasional seluruh pesawat kepresidenan berada di bawah kendali Skadron Udara 17 TNI AU. Keberhasilan para kapten perempuan ini membuktikan perluasan peran perempuan di sektor strategis.