PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 58 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026.

Emiten produsen kendaraan listrik komersial ini mengantongi pertumbuhan laba yang signifikan di tengah percepatan transisi transportasi rendah emisi di Indonesia.

>>> Warga Buenos Aires Berburu Stiker Album Panini Piala Dunia 2026

Penguatan penjualan bersih selama periode Januari-Maret ini ditopang oleh tingginya permintaan kendaraan listrik komersial.

Penerimaan pasar terhadap armada transportasi publik bertenaga listrik di berbagai wilayah Indonesia juga dilaporkan semakin solid.

Laba operasional perusahaan melesat hingga 823 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Efisiensi operasional dan pengelolaan beban usaha yang stabil menjadi faktor pendorong utama, meskipun biaya energi global meningkat akibat ketegangan geopolitik.

Di sisi lain, laba bersih perusahaan turut tumbuh 98 persen secara tahunan.

Kondisi neraca keuangan perusahaan dilaporkan tetap stabil selama fase ekspansi ini.

Total aset mengalami kenaikan sebesar 2 persen sejak awal tahun, sementara liabilitas meningkat 5 persen dan ekuitas naik tipis 1 persen.

Manajemen menilai posisi ini mencerminkan tata kelola neraca yang sehat di tengah pertumbuhan bisnis yang agresif.

"VKTR tetap mampu menghasilkan pertumbuhan positif.

Hal ini menunjukkan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik komersial di Indonesia terus berlanjut dan semakin diterima oleh pasar," kata Direktur Utama VKTR, A.

Ardiansyah Bakrie dalam pernyataan tertulis.

Ardiansyah menjelaskan bahwa fokus perusahaan tidak hanya tertuju pada pertumbuhan jangka pendek.

Perusahaan berkomitmen membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan melalui peningkatan komponen lokal, kesiapan manufaktur, diversifikasi produk, serta penguatan layanan purnajual.

>>> 5 Cara Mengatasi HP Samsung yang Terjebak di Safe Mode