Sikap lambat ini dikhawatirkan membentur regulasi FIFA yang biasanya melarang pengembalian uang tiket di luar agenda pembatalan pertandingan.

Aturan standar hanya mengizinkan tiket dijual kembali lewat platform resmi atau dipindahtangankan ke pihak lain.

Alternatif Rute ke Meksiko

Jadwal pertandingan memaksa pendukung DR Kongo mengalihkan sebagian besar rute perjalanan menuju Meksiko.

Di negara tersebut, The Leopards dijadwalkan bertanding melawan Kolombia dalam laga kedua fase grup di Guadalajara.

Langkah ini diambil untuk menyiasati laga pembuka melawan Portugal di Houston pada 17 Juni, yang mengharuskan suporter meninggalkan DR Kongo lebih awal demi masa karantina.

Harapan terakhir para fan bertumpu pada performa tim agar lolos sebagai runner-up grup demi mengamankan laga babak 32 besar di Toronto, Kanada.

>>> WOM Finance Catat Pembiayaan Emas MASKu Tembus Rp6 Miliar

Kondisi Tim Nasional

Di tengah badai birokrasi, kondisi internal tim nasional DR Kongo dilaporkan tetap kondusif.

Sebanyak 26 pemain pilihan pelatih Sebastien Desabre beserta mayoritas staf kepelatihan saat ini berkarier di luar negeri.

Para ofisial tim yang berbasis di domestik telah dievakuasi lebih awal dari DR Kongo untuk melewati masa karantina 21 hari di wilayah netral.

Tim sempat mengalami kerugian teknis akibat pembatalan agenda pemusatan latihan lokal di Kinshasa.

Sebagai gantinya, skuad kini dihimpun di Belgia untuk menjalani laga uji coba sebelum bertolak ke markas di Texas.

FIFA mengonfirmasi terus memantau komunikasi dengan pemerintah negara tuan rumah serta badan kesehatan terkait demi memastikan aspek keselamatan terpenuhi.

Stigma Ebola dan Respons Fecofa

Stigma buruk global mengenai penyebaran virus Ebola dinilai menjadi tantangan psikologis bagi martabat bangsa DR Kongo.