Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Nagita Slavina, akhirnya angkat bicara mengenai isu dugaan pencucian uang yang sempat menyeret nama RANS.

Namun, ia memilih tidak memberikan penjelasan secara langsung. Nagita menyerahkan klarifikasi kepada Komisaris Utama perseroan, Darwin Cyril Noerhadi.

>>> Fitur Baru IDX Mobile Bongkar Kepemilikan Saham Perusahaan

Menurut Nagita, penjelasan dari komisaris perusahaan dinilai lebih objektif dibandingkan jika disampaikan oleh dirinya maupun Raffi Ahmad.

Ia berharap publik dapat melihat persoalan tersebut berdasarkan fakta, bukan sekadar rumor yang berkembang.

"Terima kasih atas klarifikasinya, karena saya rasa kalau itu datangnya dari saya dan Raffi mungkin rasanya kurang elok, karena bisa dianggap kurang objektif.

Tapi rasanya kalau dari Pak Cyril harusnya lebih membuka mata sebenarnya apa yang terjadi," ujar Nagita.

Pernyataan itu disampaikan usai PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO) pada Jumat (10/7/2026).

Momen tersebut sekaligus menjadi ajang perusahaan menjawab berbagai isu yang selama ini beredar.

Komisaris Utama Bantah Tudingan Pencucian Uang

Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan bahwa tudingan pencucian uang yang sempat ramai diperbincangkan tidak memiliki dasar fakta yang kuat.

Ia menyebut isu tersebut lebih banyak berkembang sebagai rumor dibandingkan berdasarkan bukti.

"Kalau mungkin dari masalah pencucian uang itu mungkin lebih kepada rumors yang ada daripada faktanya," kata Cyril.

Ia menjelaskan seluruh proses IPO telah melalui pemeriksaan yang ketat sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bursa Efek Indonesia.

Karena itu, berbagai informasi yang dibutuhkan regulator telah disampaikan secara lengkap selama proses pencatatan saham.