Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai wanita. Perkembangannya sering lambat tanpa gejala jelas di fase awal.

Keluhan baru terasa saat kondisi sudah stadium lanjut.

>>> 5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas agar Awet

Oleh karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan jika muncul gejala seperti keputihan berubah warna, berbau, atau disertai keluhan lain.

Deteksi dini sangat penting agar penanganan lebih cepat dan peluang kesembuhan lebih tinggi.

Gejala Stadium Lanjut

Spesialis obstetri dan ginekologi dr Dinda Derdameisya, SpOG menjelaskan bahwa salah satu keluhan yang muncul adalah perdarahan menggumpal.

Namun, tidak semua perdarahan dari organ intim menandakan masalah leher rahim.

"Meskipun kanker leher rahim memberikan gejala perdarahan, sebenarnya stadium awal tidak memberikan gejala sama sekali," ujarnya.

Kanker serviks stadium lanjut dapat memicu berbagai gejala, termasuk perdarahan saat hubungan intim. "Ada gejala keluar darah, tapi itu gejala kanker serviks yang sudah lanjut.

>>> Kodam VI Mulawarman Terjunkan Personel Amankan Eksekusi Kejari Kubar

Gejalanya banyak, salah satunya berhubungan keluar darah," sambungnya.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, gejala klinis kanker serviks meliputi perdarahan di luar menstruasi, setelah berhubungan intim, atau pascamenopause.

Keputihan berwarna atau bercampur darah, berbau tidak sedap, dan gatal juga bisa terjadi. Nyeri panggul saat berhubungan intim serta tubuh mudah lelah akibat anemia menjadi indikasi lain.

Penyebaran sel kanker ke kandung kemih dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Gejala lainnya termasuk penurunan nafsu makan, darah pada urine dan feses, perut membesar akibat benjolan, serta mual, muntah, kejang, atau diare.

Perkembangan kanker serviks dibagi menjadi empat stadium utama berdasarkan penyebaran sel kanker, merujuk pada Cleveland Clinic.

>>> Synology Luncurkan PAS7700, Sistem Penyimpanan Data untuk AI di Indonesia

Deteksi dini dapat dilakukan melalui Pap Smear dan tes HPV. Wanita disarankan rutin melakukan skrining untuk mencegah kanker serviks.