Anggaran Kurban Sapi Presiden Prabowo Rp100 Miliar Dipersoalkan
Penyaluran 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo Subianto dengan anggaran mendekati Rp100 miliar menuai sorotan publik.
Perdebatan muncul dari dua sisi: keabsahan secara syariat dan kalkulasi anggaran negara.
>>> 5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas agar Awet
Dikutip dari Suara, pengadaan hewan menggunakan dana APBN dinilai gugur sebagai ibadah kurban personal secara fikih.
Program tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai bantuan sosial dari pemerintah.
Setelah status hukum agama diperdebatkan, perhatian beralih pada logika penganggaran.
Total anggaran Rp100.000.000.000 untuk 1.098 ekor sapi menghasilkan rata-rata biaya per ekor mencapai Rp91.074.681.
Angka ini dinilai jauh di atas harga normal sapi di pasar peternakan domestik.
Perbandingan dengan Harga Pasar
Harga sapi di tingkat peternak lokal bervariasi tergantung jenis, berat badan, dan lokasi.
Sapi standar seperti Bali, Madura, atau Peranakan Ongole (PO) bobot 250-400 kg dijual Rp15-26 juta per ekor.
Sapi premium seperti Limousin atau Simental bobot 600-800 kg dihargai Rp35-60 juta.
>>> Kodam VI Mulawarman Terjunkan Personel Amankan Eksekusi Kejari Kubar
Sapi jumbo dengan berat di atas 1 ton, yang biasa dikirim ke masjid agung provinsi, dipatok Rp80-120 juta.
Ketersediaan sapi jumbo sangat terbatas untuk diadopsi massal.
Skenario di Balik Selisih Nilai
Wamensesneg Juri Ardiantoro menyebut harga sapi bervariasi sesuai bobot dan lokasi.
Kemungkinan pertama, tingginya biaya operasional logistik, karantina, dan survei ke 38 provinsi.
Alokasi Rp100 miliar diduga tidak murni untuk harga beli fisik hewan.
Kemungkinan lain, angka tersebut adalah pagu anggaran batas atas; realisasi bisa lebih rendah dan sisa dikembalikan ke kas negara.
Transparansi menjadi catatan penting jika lonjakan biaya bukan karena logistik atau pagu atas.
>>> Synology Luncurkan PAS7700, Sistem Penyimpanan Data untuk AI di Indonesia
Publik berhak mendapatkan rincian anggaran untuk menepis kecurigaan inefisiensi atau mark-up.
Update Terbaru
Ulama Larang Puasa Hari Tasyrik Kecuali Dua Golongan Ini
Kamis / 28-05-2026, 01:04 WIB
Inul Daratista Kurbankan Lima Sapi dan Bagikan Kambing di Idul Adha 1447 H
Kamis / 28-05-2026, 01:04 WIB
Naomi Osaka Pukau French Open dengan Gaun Emas Terinspirasi Menara Eiffel
Kamis / 28-05-2026, 01:04 WIB
Liverpool Incar Yan Diomande sebagai Pengganti Mohamed Salah
Kamis / 28-05-2026, 01:04 WIB
Wamenkes Dante: Layanan Fertilitas Harus Dibarengi Empati Tinggi
Kamis / 28-05-2026, 01:04 WIB
4 Rekomendasi Facial Wash Pria untuk Mencerahkan Kulit Wajah
Kamis / 28-05-2026, 01:04 WIB
MUI: Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Sah Secara Syari
Kamis / 28-05-2026, 01:03 WIB
7 Bahan Alami untuk Menumbuhkan Alis Lebat di Rumah
Kamis / 28-05-2026, 01:03 WIB
Porsche Siap PHK dan Kurangi Produksi demi Selamatkan Margin
Kamis / 28-05-2026, 01:03 WIB
7 Hobi Baru untuk Perempuan yang Bantu Kurangi Stres
Kamis / 28-05-2026, 01:03 WIB
Kemendikdasmen Salurkan 159 Hewan Kurban ke 35 Provinsi
Kamis / 28-05-2026, 00:59 WIB
Pembelajaran di Universitas Harus Sinkron dengan Kebutuhan Industri
Kamis / 28-05-2026, 00:59 WIB
Ulama Haramkan Jual Daging Kurban dan Bagian Tubuh Hewannya
Kamis / 28-05-2026, 00:59 WIB
Mitos atau Fakta: Apakah Kurma Lebih Sehat dari Gula Pasir?
Kamis / 28-05-2026, 00:59 WIB






