Skor Aksesibilitas Perbankan Hanya 57,76%, Riset MRI Soroti Rendahnya Empati Petugas
Jakarta – Kesiapan Indonesia dalam menghadirkan layanan perbankan yang inklusif bagi penyandang disabilitas masih memerlukan perbaikan signifikan.
Riset terbaru Marketing Research Indonesia (MRI) menunjukkan bahwa aksesibilitas, empati petugas, dan kesiapan fasilitas masih menjadi tantangan utama.
>>> 6 Game Perang PS3 Terbaik: Strategi, Aksi, dan Stealth yang Wajib Dimainkan
Temuan tersebut dipaparkan dalam MRInsights Inclusive Customer Experience (CX) Study & Seminar 2026.
Skor aksesibilitas layanan perbankan hanya mencapai 57,76 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak hambatan yang dihadapi nasabah disabilitas saat mengakses layanan perbankan.
Selain aksesibilitas fisik, empati petugas terhadap nasabah disabilitas juga dinilai rendah.
>>> Kokushibo: Upper Rank One Demon Slayer dengan Moon Breathing dan Kelemahan Psikologis
Petugas perbankan seringkali belum memiliki pemahaman yang cukup tentang kebutuhan khusus penyandang disabilitas.
Kesiapan fasilitas seperti ramp, guiding block, dan layanan khusus juga masih terbatas.
MRI menekankan bahwa layanan inklusif bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga sikap dan pengetahuan staf.
Perbankan perlu meningkatkan pelatihan bagi petugas untuk memberikan pelayanan yang ramah disabilitas.
Riset ini diharapkan menjadi dorongan bagi industri perbankan untuk mempercepat transformasi menuju layanan yang benar-benar inklusif.
>>> Samsung Siap Tingkatkan Baterai Galaxy S27 Ultra Setelah Enam Tahun
Dengan skor aksesibilitas yang masih di bawah 60 persen, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Peningkatan aksesibilitas dan empati petugas menjadi kunci untuk mewujudkan layanan perbankan yang setara bagi semua.
Rendahnya Empati Petugas Jadi Sorotan
Riset MRI mengungkap bahwa skor empati petugas terhadap nasabah disabilitas masih rendah. Banyak petugas yang belum memahami cara berkomunikasi dan melayani kebutuhan khusus penyandang disabilitas.
Selain itu, kesiapan fasilitas seperti ramp, guiding block, dan layanan khusus juga masih terbatas.
>>> Jonathan Ezekiel Sumbang Emas untuk Indonesia di Olimpiade Biologi Internasional 2026
MRI menekankan bahwa layanan inklusif tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga sikap dan pengetahuan staf.
Update Terbaru
Xiaomi Rilis Kulkas Mijia 400L dengan Pintu Prancis, Cocok untuk Dapur Mungil
Selasa / 28-07-2026, 19:07 WIB
Samsung Bocorkan Kemungkinan Baterai Si-C untuk Galaxy S27 Ultra
Selasa / 28-07-2026, 19:07 WIB
Ariana Grande Gugat Dua Hacker Pembobol Akun Pribadi dan Pencuri Lagu
Selasa / 28-07-2026, 19:07 WIB
Billy Tjong Comeback ke Catwalk Usai 6 Tahun Vakum, Persembahkan Koleksi Fuchsia
Selasa / 28-07-2026, 19:07 WIB
Liburan di London, Jennie BLACKPINK Tampil Natural Tanpa Riasan
Selasa / 28-07-2026, 19:00 WIB
Leeteuk Super Junior Kembali Dikaitkan dengan Jang So Hee, Kehadirannya di Konser Jadi Sorotan
Selasa / 28-07-2026, 19:00 WIB
Komedian Abigail Jensen Alami Lumpuh Setengah Wajah Usai Suntik Botox Jelang Nikah
Selasa / 28-07-2026, 19:00 WIB
Sinopsis Film Angel Has Fallen: Mike Banning Difitnah, Tayang Malam Ini di Trans TV
Selasa / 28-07-2026, 18:57 WIB
Kwak Dong Yeon Ungkap Riasan 4 Jam untuk Peran Roh Jahat The East Palace
Selasa / 28-07-2026, 18:56 WIB
India Kunci Pasokan Uranium Australia untuk Target 100 GW Nuklir pada 2047
Selasa / 28-07-2026, 18:56 WIB
Krisis Chip Memori Hantam Industri: OnePlus Hengkang dari AS-Eropa, Realme Tinggalkan China
Selasa / 28-07-2026, 18:56 WIB
Telkomsel Kantongi 100 MHz Spektrum Baru, Sinyal 5G Makin Kencang
Selasa / 28-07-2026, 18:49 WIB
Geely Okavango Terdaftar di PDKI, Siap Jadi SUV 7-Seater Baru di Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 18:49 WIB
Jaecoo J5 Buktikan Keunggulan dengan Jarak Tempuh 460 km dan Hemat 88%
Selasa / 28-07-2026, 18:49 WIB







