Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) tetap berjalan normal meskipun posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) masih kosong.

"Enggaklah (kinerja tidak akan terganggu), Insya Allah aman," kata Amran di Kementan, Jakarta Selatan, Senin (27/7).

>>> Sandy Walsh Cetak Gol Sundulan, Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 3-0

Kursi Wamentan ditinggalkan Sudaryono yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 22 Juli 2026.

Amran menegaskan bahwa pengisian jabatan wakil menteri sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo. Ia memilih menunggu keputusan Kepala Negara terkait sosok pengganti.

"Kita ikut pada Presiden (Prabowo), apa keputusan beliau. Itu yang terbaik buat Kementerian Pertanian," ujarnya.

>>> Tenggat Rasio Pinggang-Tinggi Angkatan Udara AS: Data Tidak Mempengaruhi Skor Kebugaran

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini Presiden Prabowo belum membahas pengisian jabatan Wamentan.

"Jadi untuk berkenaan dengan masalah posisi Wamentan memang sampai saat ini belum didiskusikan," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Kamis (23/7).

Sebelumnya, Amran sempat mengungkapkan bahwa calon Wamentan pengganti Sudaryono telah disiapkan. Namun, ia enggan membeberkan identitasnya dan menyerahkan keputusan kepada Presiden.

"Sudah, sudah (ada nama calon wamentan baru)," kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (24/7).

>>> Samsung Janjikan Harga Kacamata Pintar di Tingkat Wajar

Amran juga menyampaikan harapannya kepada Sudaryono yang kini memimpin BGN. Ia menekankan pentingnya penerapan sistem meritokrasi di lembaga tersebut.

"Pesan saya satu ke beliau, bagaimana merit sistem diterapkan di BGN. Meritokrasi.

Sudah," ujar Amran.

>>> Kacamata Pintar Samsung Hadapi Pesaing dari Apple pada 2027

Publik diminta bersabar menunggu keputusan Presiden Prabowo mengenai siapa yang akan mengisi posisi Wamentan. "Sabar, sabar," kata Amran.