Polisi Selidiki Kelalaian Infrastruktur di Air Terjun Cunca Wulang
Polres Manggarai Barat mulai menyelidiki kelayakan fasilitas di objek wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (26/5/2026).
Langkah ini diambil setelah insiden runtuhnya jembatan gantung yang menewaskan dua wisatawan asal Austria.
>>> J Trust Bank Luncurkan Tabungan Hijau untuk Restorasi Lingkungan
Kawasan wisata alam tersebut kini ditutup total untuk sementara waktu. Garis polisi telah dipasang demi kelancaran proses penyelidikan.
Korban meninggal dunia adalah pasangan suami istri asal Austria bernama Jurgen (54) dan Astrid (56).
Kondisi Jembatan Gantung
Penyelidikan awal kepolisian mengungkap bahwa jembatan gantung di destinasi wisata itu berada dalam kondisi rusak parah dan minim perawatan berkala.
Tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sedikitnya empat orang saksi. Mereka terdiri dari petugas lokasi, pemandu lokal, dan saksi mata.
"Sebagian besar papan pijakan sudah goyang, terangkat, bahkan terlepas dari rangkanya.
>>> Mojtaba Khamenei: Timur Tengah Tak Lagi Jadi Tameng Pangkalan Militer AS
Jaringan pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan juga sudah rusak dan hilang hingga 90 persen," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang.
Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah dokumen pengelolaan kawasan. Mereka menyoroti tidak adanya pemandu wisata resmi serta minimnya pengawasan fasilitas bagi pengunjung.
"Polres Manggarai Barat berkomitmen mengusut tuntas kasus meninggalnya dua wisatawan asal Austria ini," tegas Christian Kadang.
Penyidik menjadwalkan pemanggilan sejumlah instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengawasan destinasi wisata di Kabupaten Manggarai Barat.
>>> Microsoft dan Alunjiva Indonesia Dorong Literasi AI Inklusif Lewat Program EQUAL
Pemerintah daerah setempat juga tengah menyiapkan langkah evaluasi total terhadap seluruh fasilitas pariwisata darat.
Update Terbaru
Indodana Finance Raih Penghargaan Digital Brand Sembari Perkuat Keamanan Sistem
Rabu / 27-05-2026, 01:49 WIB
Tokopedia Luncurkan TokoClinic untuk Konsultasi dan Resep Obat Digital
Rabu / 27-05-2026, 01:49 WIB
Proyek Panas Bumi Jawa Barat Dukung Target Net Zero Emission 2060
Rabu / 27-05-2026, 01:49 WIB
13 Dampak Buruk Konsumsi Daging Merah Secara Berlebihan
Rabu / 27-05-2026, 01:49 WIB
Kemendukbangga Perkuat Care Economy Hadapi Lonjakan Lansia Tunggal
Rabu / 27-05-2026, 01:49 WIB
Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Ebola untuk Strain Bundibugyo yang Langka
Rabu / 27-05-2026, 01:49 WIB
Peruri Raih TOP CSR Awards 2026 Bintang 5 Melalui Strategi ESG
Rabu / 27-05-2026, 01:48 WIB
Aspebindo Dorong Pemerintah Perkuat Ekosistem Investasi Nasional
Rabu / 27-05-2026, 01:48 WIB
FBI Peringatkan Serangan Siber AI Kali365 yang Incar Akun Microsoft 365
Rabu / 27-05-2026, 01:48 WIB
Jensen Huang Kritik PHK Berdalih AI: Itu Tidak Masuk Akal
Rabu / 27-05-2026, 01:48 WIB
Kompascom Luncurkan Fitur Apresiasi Spesial untuk Dukungan Finansial Pembaca
Rabu / 27-05-2026, 01:44 WIB
Kemenkum Kaji Pembentukan LMK Khusus untuk Pungut Royalti dari Perusahaan AI
Rabu / 27-05-2026, 01:44 WIB
Paus Leo XIV Kecam Ambisi Dominasi AI demi Bisnis dan Geopolitik
Rabu / 27-05-2026, 01:44 WIB
Naomi Osaka Tampil dengan Gaun Couture di French Open 2026
Rabu / 27-05-2026, 01:44 WIB






