Polisi Tolak Laporan Pidana Min Hee Jin terhadap Petugas Ketenagakerjaan
Polisi telah menolak laporan pidana yang diajukan oleh mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, terhadap petugas ketenagakerjaan yang menyelidiki kasus pelecehan di tempat kerja.
Keputusan ini diambil setelah penyelidikan tidak menemukan adanya pelanggaran pidana.
>>> G-Dragon BIGBANG Akan Jadi Paman Lagi, Sang Kakak Hamil Anak Kedua
Menurut laporan JoongAng Ilbo pada 9 Juli, Polsek Mapo memutuskan pada 6 Februari untuk tidak melimpahkan pejabat dari Cabang Seoul Barat Kantor Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja Seoul ke kejaksaan.
Laporan tersebut menuduh para pejabat memalsukan dokumen resmi, menggunakan dokumen palsu, dan lalai dalam tugas selama penyelidikan terhadap Min.
Min, yang kini menjabat sebagai CEO OOAK Records, mengajukan laporan pada tahun 2025 setelah mempertanyakan cara penyidik menangani kasus pelecehan di tempat kerja.
Ia mengklaim bahwa petugas salah mencatat stempel waktu dari pesan grup KakaoTalk dan memasukkan informasi palsu dalam catatan penyelidikan resmi.
"Mereka mencatat pesan seolah-olah dikirim secara berurutan, membuat dokumen resmi yang berisi fakta palsu," klaim Min saat menentang penyelidikan.
Ia juga berargumen bahwa penyidik tidak memberinya cukup kesempatan untuk menanggapi setiap tuduhan selama proses.
Kasus Pelecehan di Tempat Kerja
Kasus pelecehan di tempat kerja dimulai pada Agustus 2024 ketika mantan karyawan ADOR yang hanya diidentifikasi sebagai "A" mengajukan pengaduan ke otoritas ketenagakerjaan.
Karyawan tersebut menuduh Min melakukan pelecehan verbal dan mengklaim eksekutif lain yang diidentifikasi sebagai "B" juga melakukan pelecehan.
>>> Winwin Resmi Tinggalkan SM Entertainment dan NCT
Menurut pengaduan, Min diduga membela eksekutif tersebut dan gagal melakukan investigasi internal yang adil setelah insiden dilaporkan.
Pada Maret lalu, otoritas ketenagakerjaan menyimpulkan bahwa beberapa pernyataan Min dapat menyebabkan tekanan fisik atau psikologis dan memperburuk lingkungan kerja.
Update Terbaru
Anime Naruto Diadaptasi ke Live Action, Buka Casting Global untuk Tim 7
Jumat / 10-07-2026, 15:56 WIB
Rapper Blueface Takjub Temui Ayahnya Sedang Antar Paket Amazon Saat Live
Jumat / 10-07-2026, 15:56 WIB
Kepala Produk dan Bisnis OpenAI Fidji Simo Mundur karena Penyakit Kronis
Jumat / 10-07-2026, 15:56 WIB
SpaceX Jadwalkan Peluncuran Falcon 9 Bawa 24 Satelit Starlink dari Vandenberg
Jumat / 10-07-2026, 15:56 WIB
Kepala AGI OpenAI Fidji Simo Mundur karena Sakit
Jumat / 10-07-2026, 15:54 WIB
FIFA Hukum Jarell Quansah Dua Laga Usai Kartu Merah
Jumat / 10-07-2026, 15:54 WIB
UAE Team Emirates Debutkan Helm Desain AI di Tour de France
Jumat / 10-07-2026, 15:54 WIB
Kebakaran Hutan di Spanyol Selatan Tewaskan 12 Orang Saat Gelombang Panas
Jumat / 10-07-2026, 15:50 WIB
Rachmat Gobel Tutup Usia, Pengusaha yang Konsisten Perjuangkan Industri Nasional
Jumat / 10-07-2026, 15:50 WIB
Ariston Hadir di IndoBuildTech 2026, Luncurkan Water Heater Andris 3 dengan Wi-Fi dan Diskon hingga 55%
Jumat / 10-07-2026, 15:49 WIB
Apa Itu Rumbling di Attack on Titan? Penjelasan Lengkap
Jumat / 10-07-2026, 15:49 WIB
Link Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas 2026, Cek Posisi dan Syarat Umumnya
Jumat / 10-07-2026, 15:49 WIB
Nagita Slavina Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun Dua Tahun Beruntun
Jumat / 10-07-2026, 15:49 WIB
Polisi Digigit Ular saat Kejar Tahanan Kabur, Sempat Dirawat Inap
Jumat / 10-07-2026, 15:49 WIB







